Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Internasional»Serangan Rudal dan Drone Rusia Tewaskan 27 Orang di Kyiv, Jadi Serangan Paling Mematikan Sepanjang 2026

Serangan Rudal dan Drone Rusia Tewaskan 27 Orang di Kyiv, Jadi Serangan Paling Mematikan Sepanjang 2026

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono Internasional 3 Juli 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy

Kyiv (beritajatim.id) – Ibu kota Ukraina, Kyiv, kembali menjadi sasaran serangan udara besar-besaran Rusia pada Kamis (2/7/2026) dini hari. Rentetan rudal dan ratusan drone menghantam sejumlah wilayah kota, menewaskan sedikitnya 27 orang serta melukai 91 lainnya, menjadikannya serangan paling mematikan terhadap Kyiv sepanjang tahun 2026.

Ledakan terjadi berulang kali sepanjang malam dan terdengar hingga pusat kota. Ribuan warga bergegas mencari perlindungan di bunker maupun stasiun kereta bawah tanah yang difungsikan sebagai tempat evakuasi darurat. Asap tebal membubung di berbagai titik setelah sejumlah bangunan mengalami kerusakan akibat serangan.

Kepala Administrasi Militer Kota Kyiv, Tymur Tkachenko, menyampaikan jumlah korban jiwa bertambah menjadi 27 orang setelah salah satu korban luka meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit. Selain korban meninggal, puluhan warga lainnya mengalami luka dengan tingkat keparahan yang beragam.

Pemerintah kota juga melaporkan sekitar 130 bangunan mengalami kerusakan, termasuk kawasan permukiman, fasilitas umum, dan infrastruktur sipil. Salah satu bangunan yang terdampak paling parah adalah gedung apartemen sembilan lantai di wilayah tepi kiri Kyiv yang sebagian strukturnya runtuh akibat hantaman serangan.

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy langsung mempersingkat kunjungan kerjanya ke Irlandia dan kembali ke negaranya setelah menerima laporan mengenai serangan tersebut. Ia mengunjungi lokasi bangunan yang rusak dan menilai besarnya dampak serangan tidak terlepas dari keterlambatan pengiriman sistem pertahanan udara yang sebelumnya dijanjikan oleh negara-negara mitra Ukraina.

Baca Juga:  Achraf Hakimi Buka Suara Soal Kasus Dugaan Rudapaksa: Itu Kebohongan!

Menurut Zelenskyy, tambahan sistem pertahanan udara diyakini dapat membantu mengurangi jumlah korban jiwa maupun kerusakan infrastruktur akibat intensitas serangan Rusia yang terus meningkat dalam beberapa pekan terakhir.

Berdasarkan data Angkatan Udara Ukraina, Rusia meluncurkan 74 rudal dan 496 drone dalam satu malam. Juru Bicara Angkatan Udara Ukraina, Yuri Ihnat, menyebut jumlah rudal balistik yang digunakan kali ini tergolong tinggi, sementara tingkat keberhasilan pencegatan terhadap jenis rudal tersebut lebih rendah dibandingkan rudal lainnya.

Di sisi lain, Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan operasi tersebut merupakan serangan berskala besar menggunakan senjata presisi jarak jauh yang diluncurkan dari udara, darat, dan laut, serta didukung drone tempur. Moskow mengklaim sasaran operasi adalah fasilitas militer, infrastruktur energi, dan bandara di Kyiv maupun wilayah lain di Ukraina.

Pemerintah Rusia juga menyebut serangan tersebut sebagai respons atas meningkatnya operasi drone Ukraina yang menargetkan wilayah Rusia dalam beberapa waktu terakhir. Pada malam yang sama, Ukraina mengklaim berhasil menyerang sebuah kilang minyak di wilayah Nizhny Novgorod, Rusia. Otoritas setempat melaporkan satu orang meninggal dunia akibat serangan terhadap fasilitas industri tersebut.

Kremlin menyatakan Presiden Vladimir Putin telah menerima laporan langsung dari para komandan militer mengenai jalannya operasi. Pemerintah Rusia menegaskan tekanan militer terhadap Ukraina akan terus ditingkatkan untuk mencapai tujuan operasi yang selama ini diklaim sebagai “operasi militer khusus”.

Baca Juga:  Zelenskyy Bantah Tuduhan Serangan ke Kediaman Putin, Nilai Rusia Ganggu Negosiasi Perdamaian

Sebagai bentuk penghormatan kepada para korban, Wali Kota Kyiv Vitali Klitschko menetapkan hari berkabung di ibu kota Ukraina pada Jumat (3/7/2026). Pemerintah kota juga terus melakukan evakuasi, pencarian korban di bawah reruntuhan bangunan, serta penanganan terhadap warga yang terdampak.

Serangan terbaru ini kembali memperlihatkan eskalasi konflik Rusia-Ukraina yang masih berlangsung tanpa tanda-tanda mereda. Selain menambah jumlah korban sipil, serangan berskala besar tersebut juga meningkatkan kekhawatiran komunitas internasional terhadap memburuknya situasi keamanan dan kemanusiaan di Ukraina. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Selat Hormuz

AS dan Iran Gelar Pembicaraan Tidak Langsung di Doha, Fokus pada Selat Hormuz dan Gencatan Senjata Permanen

2 Juli 2026 Internasional
Ketua Parlemen Iran Mohammad Baqer Qalibaf

Iran Tunda Negosiasi Final dengan AS, Tunggu Implementasi Lima Poin Awal Kesepakatan Perdamaian Regional

1 Juli 2026 Internasional
Menteri Kesehatan Prancis Stephanie Rist

Gelombang Panas Ekstrem Landa Eropa, Hampir 200 Juta Warga Terdampak dan Korban Jiwa Terus Bertambah

30 Juni 2026 Internasional
Selat Hormuz

AS dan Iran Dikabarkan Sepakat Hentikan Serangan Sementara, Bahas Keamanan Selat Hormuz di Doha

29 Juni 2026 Internasional
Gempa kembar di Venezuela, ribuan warga tewas. Ratusan gempa susulan terjadi, dan bantuan internasional terus berdatangan.

Korban Tewas Gempa Kembar Venezuela Bertambah Jadi 1.430 Orang, Ribuan Warga Terluka dan Mengungsi

28 Juni 2026 Internasional
Salah satu sudut kota di Venezuela usai gempa besar. Korban tewas mencapai 920 orang, sementara sekitar 50 ribu lainnya masih dilaporkan hilang.

Gempa Dahsyat Venezuela: Bantuan Internasional Berdatangan, Korban Tewas Capai 920 dan 50 Ribu Masih Hilang

27 Juni 2026 Internasional
Leave A Reply Cancel Reply

Selat Hormuz

AS dan Iran Gelar Pembicaraan Tidak Langsung di Doha, Fokus pada Selat Hormuz dan Gencatan Senjata Permanen

2 Juli 2026
Berita Terbaru
Khofifah menyambut 120 murid ADEM Repatriasi 2026 di Jawa Timur dengan penguatan pendidikan berkualitas, karakter, dan wawasan kebangsaan.

Gubernur Khofifah Sambut 120 Murid ADEM Repatriasi 2026, Perkuat Pendidikan Berkualitas dan Nasionalisme di Jatim

3 Juli 2026
Polres Gresik bersama masyarakat dan lintas sektor menggelar aksi bersih pantai di Bungah untuk mendukung gerakan Indonesia ASRI dan menjaga ekosistem laut.

Polres Gresik Gandeng Masyarakat Gelar Aksi Bersih Pantai, Kampanyekan Gerakan Indonesia ASRI

3 Juli 2026
Dosen FTMM UNAIR menjadi pembicara kuliah tamu di Bayero University Kano, Nigeria, membahas nanokimia komputasi dan peluang kolaborasi riset.

Dosen FTMM UNAIR Paparkan Riset Nanokimia Komputasi pada Kuliah Tamu Internasional di Nigeria

3 Juli 2026

5 Cara Mengatasi Sulit Tidur Setelah Terbangun Tengah Malam, Jangan Langsung Lihat Jam!

3 Juli 2026
Ilustrasi emas batangan (foto: Jingming Pan/unsplash)

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp11.000 per Gram, Simak Daftar Lengkap Pecahan Terbaru

3 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.