Paris (beritajatim.id) – Bintang Paris Saint-Germain (PSG) sekaligus pemain tim nasional Maroko, Achraf Hakimi, akhirnya buka suara terkait kasus dugaan pemerkosaan yang menyeret namanya sejak 2023. Dalam wawancara dengan Canal+, Hakimi dengan tegas membantah seluruh tuduhan yang dialamatkan kepadanya.
“Itu kebohongan. Untuk saya, ini adalah hal paling berat yang pernah saya alami. Saya tahu siapa diri saya, saya tahu saya tidak pernah melakukan itu, dan saya tidak akan pernah melakukannya,” kata Hakimi, dikutip dari Diario AS.
Kronologi Kasus Hakimi
Hakimi pertama kali dilaporkan atas dugaan pemerkosaan pada 2023 setelah seorang perempuan melapor ke kepolisian Prancis. Investigasi pun dibuka dan pada Agustus 2025, polisi secara resmi mengajukan tuduhan terhadap pemain berusia 26 tahun itu. Kasus ini diperkirakan akan berlanjut ke persidangan.
Hakimi mengaku sudah bersikap kooperatif sejak awal proses hukum berlangsung. Ia bahkan menyebut bahwa DNA miliknya telah diserahkan untuk pemeriksaan. “Saya selalu siap saat polisi membutuhkan saya. Berbeda dengan orang yang menuduh saya, yang justru tidak mempermudah proses. Saya tenang karena yakin berada di tangan yang tepat,” ujarnya.
Dampak terhadap Kehidupan Pribadi
Kasus ini juga memberi dampak pada kehidupan pribadi Hakimi. Tidak lama setelah tuduhan tersebut mencuat, istrinya yang juga aktris, Hiba Abouk, mengumumkan bahwa mereka berpisah. Meski tidak menyinggung secara langsung kasus yang menjerat Hakimi, Abouk menegaskan keyakinannya pada proses hukum dan menyatakan bahwa ia “akan selalu berada di sisi korban”.
Hakimi menilai tuduhan palsu tersebut merusak nama baik dan martabatnya. “Mereka telah menodai harga diri saya. Tidak ada yang pantas mengalami tuduhan palsu seperti ini,” ucap mantan bek Real Madrid itu.
Karier Tetap Gemilang
Meski terseret kasus hukum, karier Hakimi di lapangan hijau tidak terganggu. Ia tetap menjadi pilar PSG dan baru-baru ini meraih prestasi gemilang dengan finis di posisi keenam Ballon d’Or 2025 serta membantu PSG menjuarai Liga Champions.
Hakimi menegaskan bahwa dirinya akan terus fokus menjalani karier sepak bola sambil menanti kejelasan hukum. “Saya percaya keadilan sedang bekerja, dan saya berharap kebenaran segera terungkap,” pungkasnya. (aga)


as a preferred source on Google



