Jakarta (beritajatim.id) – Jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi kembar yang mengguncang Venezuela pada Rabu (24/6) terus bertambah. Hingga Sabtu (27/6) waktu setempat, pemerintah Venezuela melaporkan sedikitnya 1.430 orang meninggal dunia, sementara ribuan lainnya mengalami luka-luka dan terdampak bencana.
Presiden Majelis Nasional Venezuela, Jorge Rodriguez, dalam pembaruan resmi yang disiarkan televisi pemerintah menyampaikan bahwa sebanyak 3.238 orang mengalami cedera, sedangkan 3.142 keluarga terdampak langsung akibat bencana tersebut.
Menurut Rodriguez, dua gempa berkekuatan magnitudo 7,2 dan 7,5 itu juga memicu sedikitnya 430 gempa susulan dengan intensitas ringan hingga sedang. Kondisi tersebut masih menyulitkan proses evakuasi dan penanganan darurat di sejumlah wilayah terdampak.
Atas nama pemerintah Venezuela, Rodriguez menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban dan menegaskan bahwa pemerintah terus mengoordinasikan upaya penyelamatan, evakuasi, serta pemulihan pascabencana.
Di tengah proses penanganan darurat, Kedutaan Besar China di Venezuela mengonfirmasi delapan warga negara China meninggal dunia akibat gempa tersebut hingga Sabtu sore.
Operasi pencarian dan penyelamatan terus diperkuat melalui dukungan internasional. Otoritas Venezuela menyebut lebih dari 1.600 personel penyelamat dari berbagai negara telah tiba untuk membantu proses evakuasi, sementara sejumlah tim tambahan masih dalam perjalanan menuju lokasi terdampak.
Meski demikian, sejumlah warga mengaku distribusi bantuan dan respons di beberapa daerah belum merata. Aktivitas alat berat mulai terlihat beroperasi di kawasan Caraballeda dan Los Corales untuk membersihkan puing-puing bangunan serta membuka akses menuju lokasi yang masih terisolasi.
Pemerintah juga tetap membatasi akses menuju wilayah La Guaira dan memberlakukan pengawasan ketat di jalur utama dari Caracas. Kebijakan tersebut diterapkan agar lalu lintas kendaraan tidak menghambat mobilitas tim penyelamat dan distribusi bantuan kemanusiaan. Masyarakat sipil yang tidak tergabung dalam tim penyelamat resmi diwajibkan memiliki izin khusus untuk melewati pos pemeriksaan.
Sementara itu, proses pemulihan infrastruktur dasar juga terus berlangsung. Pasokan listrik secara bertahap mulai kembali menyala di sejumlah wilayah terdampak, meski beberapa kawasan masih mengalami gangguan akibat kerusakan jaringan.
Pemerintah Venezuela bersama berbagai organisasi kemanusiaan internasional terus memfokuskan upaya pada pencarian korban yang masih hilang, penyaluran bantuan bagi para pengungsi, serta percepatan pemulihan layanan publik di wilayah yang terdampak paling parah akibat gempa bumi kembar tersebut. (hdl)


as a preferred source on Google




