Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Internasional»AS dan Iran Dikabarkan Sepakat Hentikan Serangan Sementara, Bahas Keamanan Selat Hormuz di Doha

AS dan Iran Dikabarkan Sepakat Hentikan Serangan Sementara, Bahas Keamanan Selat Hormuz di Doha

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono Internasional 29 Juni 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Selat Hormuz
Selat Hormuz

Jakarta (beritajatim.id) – Amerika Serikat (AS) dan Iran dilaporkan telah menyepakati penghentian sementara aksi saling serang serta akan melanjutkan perundingan mengenai keamanan pelayaran di Selat Hormuz pada Selasa (30/6/2026) di Doha, Qatar. Informasi tersebut pertama kali dilaporkan media Amerika Serikat, Axios, yang mengutip seorang pejabat pemerintah AS.

Menurut laporan tersebut, kedua negara sepakat menahan eskalasi konflik untuk sementara sehingga lalu lintas kapal di Selat Hormuz dapat kembali berlangsung tanpa gangguan. Pertemuan di Doha disebut akan difokuskan pada upaya mencari solusi atas meningkatnya ketegangan di jalur pelayaran strategis tersebut.

Semula, pembicaraan antara Washington dan Teheran dijadwalkan berlangsung di Swiss dengan agenda utama membahas program nuklir Iran. Namun, meningkatnya ketegangan di Selat Hormuz mendorong perubahan lokasi perundingan ke Doha sekaligus mengalihkan fokus pembahasan pada keamanan jalur pelayaran internasional yang menjadi salah satu urat nadi perdagangan energi dunia.

Laporan Axios menyebutkan bahwa kedua pihak juga akan melanjutkan pembicaraan teknis yang sebelumnya tertunda akibat meningkatnya eskalasi militer dalam beberapa hari terakhir.

Sementara itu, media pemerintah Iran melaporkan bahwa Teheran tidak menghadiri pembicaraan teknis yang dijadwalkan pada Minggu (28/6/2026). Seorang anggota Kantor Pelestarian dan Publikasi Karya Pemimpin Tertinggi Iran menyebut keputusan tersebut dipengaruhi oleh serangan yang terjadi terhadap wilayah Iran serta belum terpenuhinya sejumlah ketentuan dalam nota kesepahaman dengan Amerika Serikat.

Baca Juga:  PM Sanae Takaichi Siap Longgarkan Target Fiskal Jepang dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi

Dalam beberapa hari terakhir, ketegangan antara kedua negara meningkat setelah militer Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap sejumlah target di Iran. Washington menyatakan operasi tersebut dilakukan sebagai respons atas dugaan agresi Iran terhadap pelayaran komersial di Selat Hormuz. Sebagai balasan, Iran dilaporkan menyerang sejumlah posisi militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.

Laporan yang sama juga mengungkapkan bahwa dalam putaran negosiasi sebelumnya di Swiss, delegasi Amerika Serikat dan Iran sempat menyepakati pembentukan jalur komunikasi langsung atau hotline antara militer AS dan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC). Jalur komunikasi tersebut dirancang untuk mengoordinasikan lalu lintas kapal di Selat Hormuz dan mengurangi risiko salah perhitungan militer. Namun hingga Sabtu (27/6/2026), fasilitas komunikasi itu disebut belum beroperasi.

Di sisi lain, situasi keamanan di kawasan Timur Tengah juga diwarnai perkembangan terbaru di Lebanon. Militer Israel pada Minggu dilaporkan menghancurkan sebuah terowongan bawah tanah di wilayah Majdal Zoun, Lebanon selatan. Ledakan tersebut terdengar hingga sejumlah kawasan di sekitarnya, sebagaimana diberitakan Kantor Berita Nasional Lebanon.

Pemerintah Israel melalui pernyataan bersama Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Israel Katz menyatakan bahwa terowongan tersebut diduga digunakan untuk menyimpan ratusan senjata serta memiliki sejumlah titik peluncuran yang disebut dapat mengancam wilayah Israel. Pemerintah Israel juga menyebut telah memberikan pemberitahuan kepada Amerika Serikat sebelum operasi penghancuran dilakukan.

Baca Juga:  Zelenskyy Bantah Tuduhan Serangan ke Kediaman Putin, Nilai Rusia Ganggu Negosiasi Perdamaian

Operasi tersebut berlangsung di tengah implementasi kesepakatan kerangka kerja yang baru dicapai antara Amerika Serikat, Israel, dan Lebanon. Kesepakatan itu mencakup penarikan sebagian pasukan Israel dari dua wilayah di Lebanon selatan sebagai langkah awal menuju perdamaian jangka panjang.

Namun, kesepakatan tersebut mendapat penolakan dari kelompok Hezbollah. Wakil Ketua Dewan Politik Hezbollah, Mahmoud Qomati, menyatakan organisasinya tidak menerima perjanjian tersebut dan akan menentangnya melalui jalur politik maupun langkah lain yang dianggap perlu.

Qomati menegaskan Hezbollah tetap mendukung penempatan tentara Lebanon di seluruh wilayah perbatasan setelah Israel menarik seluruh pasukannya dari wilayah Lebanon. Meski demikian, ia menekankan bahwa dukungan tersebut tidak boleh diartikan sebagai bentuk persetujuan terhadap kerangka perjanjian yang telah ditandatangani.

Perkembangan terbaru di Selat Hormuz maupun Lebanon menunjukkan situasi keamanan di Timur Tengah masih sangat dinamis. Meski terdapat sinyal deeskalasi melalui rencana dialog antara Amerika Serikat dan Iran di Doha, sejumlah persoalan mendasar, termasuk keamanan pelayaran internasional serta stabilitas kawasan, masih menjadi tantangan yang akan menentukan arah hubungan para pihak dalam beberapa waktu mendatang. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Gempa kembar di Venezuela, ribuan warga tewas. Ratusan gempa susulan terjadi, dan bantuan internasional terus berdatangan.

Korban Tewas Gempa Kembar Venezuela Bertambah Jadi 1.430 Orang, Ribuan Warga Terluka dan Mengungsi

28 Juni 2026 Internasional
Salah satu sudut kota di Venezuela usai gempa besar. Korban tewas mencapai 920 orang, sementara sekitar 50 ribu lainnya masih dilaporkan hilang.

Gempa Dahsyat Venezuela: Bantuan Internasional Berdatangan, Korban Tewas Capai 920 dan 50 Ribu Masih Hilang

27 Juni 2026 Internasional
Lokasi gempa Jepang (foto: Dok Japan Meteorological Agency)

Gempa Magnitudo 7,2 Guncang Jepang Utara, Belasan Orang Terluka dan Warga Diminta Waspada Gempa Susulan

26 Juni 2026 Internasional
Presiden Amerika Serikat Donald Trump

Senat AS Tolak Resolusi Pembatasan Kewenangan Trump soal Iran, Dua Senator Republik Berbalik Sikap

25 Juni 2026 Internasional
Andy Burnham

Starmer Mundur, Andy Burnham jadi Kandidat Terkuat Perdana Menteri Baru Inggris

24 Juni 2026 Internasional
Selat Hormuz

Iran Pastikan Selat Hormuz Kembali Normal, Pelayaran Dagang Pulih Pascakesepakatan dengan AS

23 Juni 2026 Internasional
Leave A Reply Cancel Reply

Gempa kembar di Venezuela, ribuan warga tewas. Ratusan gempa susulan terjadi, dan bantuan internasional terus berdatangan.

Korban Tewas Gempa Kembar Venezuela Bertambah Jadi 1.430 Orang, Ribuan Warga Terluka dan Mengungsi

28 Juni 2026
Berita Terbaru
Taufik Indarmawan

Bermodal Pengalaman di Laboratorium Kampus, Alumnus FPK UNAIR Sukses Bangun Karier di Industri Life Science

29 Juni 2026
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Moh Rano Alfath

Kepercayaan Publik terhadap Polri Meningkat, Komisi III DPR Sebut Jadi Modal Perkuat Profesionalisme dan Reformasi

29 Juni 2026
Gubernur Khofifah mengapresiasi BBIB Singosari yang mengembangkan semen beku Wagyu dan Belgian Blue untuk mendukung swasembada daging nasional.

Gubernur Khofifah Apresiasi BBIB Singosari Kembangkan Semen Beku Wagyu dan Belgian Blue, Optimistis Swasembada Daging

29 Juni 2026
Pemerintah meluncurkan logo resmi HUT ke-81 RI karya Fajar Novario asal Padang bertema Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.

Pemerintah Luncurkan Logo Resmi HUT Ke-81 RI, Karya Desainer Asal Padang Jadi Identitas Kemerdekaan 2026

29 Juni 2026
Wakapolri membuka Bhayangkara Sports Day Kapolri Cup 2026 sebagai momentum memperkuat pembinaan atlet, sportivitas, dan pengabdian Polri.

Wakapolri Buka Bhayangkara Sports Day Kapolri Cup 2026, Tegaskan Semangat “Polri untuk Masyarakat”

29 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.