Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»Fraksi PKS Soroti Pertanggungjawaban APBN 2025, Sebut Anggaran Harus Berdampak Nyata bagi Rakyat

Fraksi PKS Soroti Pertanggungjawaban APBN 2025, Sebut Anggaran Harus Berdampak Nyata bagi Rakyat

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono News 7 Juli 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Anis Byarwati
Anis Byarwati (foto: Dok DPR RI)

Jakarta (beritajatim.id) – Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tidak cukup diukur dari tingginya realisasi belanja, tetapi harus dilihat dari dampaknya terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat, penciptaan lapangan kerja, serta penguatan fondasi ekonomi nasional.

Pandangan tersebut disampaikan Anggota Komisi XI DPR RI dari Fraksi PKS, Anis Byarwati, saat membacakan Pandangan Fraksi PKS terhadap Rancangan Undang-Undang tentang Pertanggungjawaban atas Pelaksanaan APBN (P2APBN) Tahun Anggaran 2025 dalam Rapat Paripurna DPR RI, Selasa (7/7/2026).

Menurut Anis Byarwati, APBN harus benar-benar menerapkan pendekatan result-oriented atau berorientasi pada hasil. Dengan demikian, indikator keberhasilan tidak hanya diukur dari tingkat penyerapan anggaran, tetapi dari manfaat nyata yang dirasakan masyarakat melalui peningkatan kualitas hidup dan pelayanan publik.

Fraksi PKS menyampaikan sejumlah catatan strategis terhadap pelaksanaan APBN 2025. Salah satu perhatian utama adalah kualitas pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat sebesar 5,11 persen. Meski menunjukkan pertumbuhan positif, angka tersebut dinilai perlu diikuti dengan peningkatan kualitas agar mampu menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan, meningkatkan daya beli masyarakat, dan memperkuat pemerataan kesejahteraan.

Di sisi penerimaan negara, Fraksi PKS menyoroti realisasi pendapatan yang mencapai Rp2.765 triliun atau 92,01 persen dari target. Nilai tersebut tercatat mengalami penurunan sekitar 3 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Selain itu, rasio pajak (tax ratio) yang hanya mencapai 9,31 persen masih berada di bawah target sebesar 10,45 persen.

Baca Juga:  ITS dan BKD Jatim Kolaborasi Gunakan AI untuk Tes CPNS 2024

Anis Byarwati menilai kondisi tersebut menunjukkan perlunya penguatan reformasi perpajakan, baik dari sisi tata kelola maupun administrasi. Pemerintah juga didorong memperluas basis pajak, meningkatkan integritas sistem perpajakan, serta mengoptimalkan efektivitas penerimaan negara agar ruang fiskal menjadi lebih sehat dan berkelanjutan.

Fraksi PKS juga memberikan perhatian terhadap kesinambungan fiskal nasional. Realisasi defisit APBN Tahun Anggaran 2025 mencapai Rp670,34 triliun atau setara 2,81 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB), lebih tinggi dibandingkan target awal sebesar 2,53 persen.

Selain itu, defisit keseimbangan primer tercatat mencapai Rp155,94 triliun, jauh melampaui target Rp63,33 triliun. Menurut Anis, kondisi tersebut menunjukkan bahwa pendapatan negara belum mampu menutup belanja pemerintah di luar pembayaran bunga utang sehingga menjadi sinyal penting bagi pemerintah untuk menjaga keberlanjutan fiskal pada tahun-tahun mendatang.

Dari sisi belanja negara yang terealisasi sebesar Rp3.435 triliun, Fraksi PKS menilai efektivitas penggunaan anggaran harus semakin ditingkatkan agar benar-benar mampu menurunkan angka kemiskinan, memperluas kesempatan kerja, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Fraksi PKS memberikan apresiasi terhadap realisasi anggaran bantuan sosial yang mencapai 131,10 persen sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan. Namun, fraksi juga menyoroti realisasi anggaran pendidikan yang baru mencapai Rp656 triliun atau sekitar 19,11 persen dari total belanja negara.

Anis Byarwati mengingatkan bahwa Undang-Undang Dasar mengamanatkan alokasi anggaran pendidikan sekurang-kurangnya 20 persen dari APBN. Pemenuhan amanat konstitusi tersebut dinilai penting sebagai investasi jangka panjang dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Baca Juga:  Jalur Medan-Berastagi Dibuka Besok, Waspada Penutupan Jika Cuaca Buruk

Selain itu, Fraksi PKS menyampaikan keprihatinan atas menurunnya alokasi Transfer ke Daerah (TKD) dan Dana Desa dibandingkan tahun sebelumnya. Pemerintah diminta memastikan penyesuaian anggaran tersebut tidak mengurangi kualitas pelayanan publik di daerah, terutama pada sektor pendidikan, kesehatan, dan pembangunan infrastruktur.

Fraksi PKS juga mendorong pemerintah memperkuat mitigasi terhadap berbagai risiko fiskal, termasuk potensi kewajiban kontinjensi yang berasal dari jaminan utang badan usaha milik negara (BUMN) maupun berbagai program jaminan sosial yang dikelola pemerintah.

Menutup pandangan fraksinya, Anis Byarwati menegaskan bahwa seluruh catatan yang disampaikan merupakan bagian dari komitmen Fraksi PKS dalam mendorong tata kelola APBN yang lebih sehat, transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat. Fraksi PKS berharap evaluasi terhadap pelaksanaan APBN 2025 dapat menjadi dasar perbaikan kualitas perencanaan, pelaksanaan, serta pertanggungjawaban anggaran negara sehingga setiap rupiah yang dibelanjakan mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan rakyat. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Tim Gabsat Polda Jatim menjadi juara Kapolda Jatim Cup 4 setelah mengalahkan Polres Malang 3-0. Turnamen memperkuat soliditas dan sportivitas personel.

Tim Gabsat Polda Jatim Juara Kapolda Jatim Cup 4 Usai Taklukkan Polres Malang 3-0 di Partai Final

7 Juli 2026 News
Aksi heroik Bhabinkamtibmas Polsek Bagor menyelamatkan bayi korban kecelakaan Bus Sugeng Rahayu di Nganjuk viral dan menuai apresiasi masyarakat.

Aksi Heroik Bhabinkamtibmas Polsek Bagor Selamatkan Bayi Korban Kecelakaan Bus Sugeng Rahayu di Nganjuk

7 Juli 2026 News
Pemerintah resmi meluncurkan Perpres Pencegahan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah dengan target ATS nol pada 2045 melalui kolaborasi lintas sektor.

Pemerintah Luncurkan Perpres Pencegahan Anak Tidak Sekolah, Target ATS Nol pada 2045

6 Juli 2026 News
Wali Kota Eri Cahyadi saat meresmikan Lapangan Potro Agung di Kelurahan Rangkah, Kecamatan Tambaksari

Eri Cahyadi Resmikan Sport Center Lapangan Potro Agung, Fasilitas Legendaris Surabaya Kini Berwajah Modern

5 Juli 2026 News
Kemkomdigi menegaskan talenta digital menjadi kunci meningkatkan daya saing Indonesia menghadapi persaingan teknologi global dan era AI.

Kemkomdigi Tegaskan Talenta Digital Jadi Kunci Daya Saing Indonesia di Tengah Persaingan Teknologi Global

5 Juli 2026 News
Polres Malang mengamankan belasan motor yang diduga digunakan balap liar di Exit Tol Pakis setelah menerima laporan masyarakat melalui Call Center 110.

Polres Malang Tindak Balap Liar di Exit Tol Pakis, Belasan Motor Diamankan Usai Laporan Call Center 110

5 Juli 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Tim Gabsat Polda Jatim menjadi juara Kapolda Jatim Cup 4 setelah mengalahkan Polres Malang 3-0. Turnamen memperkuat soliditas dan sportivitas personel.

Tim Gabsat Polda Jatim Juara Kapolda Jatim Cup 4 Usai Taklukkan Polres Malang 3-0 di Partai Final

7 Juli 2026
Berita Terbaru

Gen Z Ramai Pilih Intimate Wedding, Lebih Personal dan Jadi Investasi untuk Kehidupan Setelah Menikah

7 Juli 2026

Libur Sekolah Bikin Anak Aktif Bermain dan Berkeringat, Ini Cara Tepat Merawat Si Kecil Setelah Beraktivitas

6 Juli 2026
Polisi menangkap pacar korban kurang dari 24 jam setelah penemuan jasad gadis muda di Lumajang. Motif diduga dipicu pertengkaran setelah cekcok.

Polisi Tangkap Pacar Korban Kurang dari 24 Jam usai Penemuan Jasad Gadis Muda di Lumajang

6 Juli 2026
Pemerintah resmi meluncurkan Perpres Pencegahan dan Penanganan Anak Tidak Sekolah dengan target ATS nol pada 2045 melalui kolaborasi lintas sektor.

Pemerintah Luncurkan Perpres Pencegahan Anak Tidak Sekolah, Target ATS Nol pada 2045

6 Juli 2026

Erling Haaland Samai Messi dan Mbappe di Top Skor Piala Dunia 2026, Norwegia Ukir Sejarah ke Perempat Final

6 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.