Nganjuk (beritajatim.id) – Aksi cepat dan heroik anggota Polres Nganjuk, Polda Jawa Timur, menjadi sorotan publik setelah video penyelamatan seorang bayi korban kecelakaan Bus Sugeng Rahayu di Kecamatan Bagor, Kabupaten Nganjuk, viral di berbagai platform media sosial.
Dalam insiden yang terjadi di kawasan Jembatan Paron, Sabtu (4/7/2026), Bus Sugeng Rahayu dilaporkan mengalami kecelakaan hingga terjun ke sungai. Di tengah situasi darurat yang dipenuhi kepanikan, Bhabinkamtibmas Polsek Bagor, Aipda Sutrisno, bergerak cepat mengevakuasi seorang balita yang menjadi salah satu korban.
Tanpa menghiraukan risiko, Aipda Sutrisno menggendong balita tersebut menuju ambulans agar segera memperoleh pertolongan medis. Tindakan sigap itu kemudian direkam warga dan menyebar luas di media sosial, sehingga mendapat banyak apresiasi dari masyarakat.
Korban diketahui bernama Al Arsy Wildan, putra seorang anggota TNI Angkatan Laut asal Kota Bekasi. Akibat kecelakaan tersebut, balita mengalami luka robek pada bagian leher kanan dan harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit.
Kapolres Nganjuk AKBP Suria Miftah Irawan menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel kepolisian dan masyarakat yang terlibat dalam proses evakuasi korban. Menurutnya, kolaborasi cepat di lapangan menjadi faktor penting dalam upaya penyelamatan para penumpang.
AKBP Suria Miftah Irawan mengatakan seluruh personel bersama warga menunjukkan kepedulian dan kerja sama yang baik sehingga proses evakuasi dapat berlangsung cepat. Ia juga menyampaikan rasa syukur karena balita yang berhasil diselamatkan kini telah mendapatkan penanganan medis dan kondisinya terus dipantau oleh tim kesehatan.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Nganjuk AKP Fajar Kurniadi menjelaskan bahwa balita tersebut sempat tercebur ke sungai sesaat setelah kecelakaan terjadi. Berkat respons cepat warga bersama petugas yang berada di lokasi, korban berhasil dievakuasi dan segera dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans.
Menurut AKP Fajar Kurniadi, saat pertama kali ditemukan kondisi korban terlihat lemas dan tidak menangis. Setelah mendapatkan perawatan intensif dari tim medis, kondisi kesehatan balita berangsur membaik.
Viralnya video penyelamatan tersebut memunculkan beragam respons positif dari masyarakat. Banyak warganet memberikan apresiasi atas keberanian dan kepedulian Aipda Sutrisno yang mengutamakan keselamatan korban di tengah situasi yang penuh risiko.
Peristiwa ini sekaligus menjadi gambaran nyata pentingnya respons cepat aparat kepolisian dalam penanganan bencana maupun kecelakaan lalu lintas. Sinergi antara personel Polri, tenaga medis, dan masyarakat dinilai mampu mempercepat proses penyelamatan sehingga dapat meminimalkan risiko korban jiwa.
Aksi kemanusiaan yang ditunjukkan Bhabinkamtibmas Polsek Bagor tersebut juga memperkuat komitmen Polri untuk terus hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya saat menghadapi situasi darurat yang membutuhkan tindakan cepat demi menyelamatkan nyawa. (tin)


as a preferred source on Google




