Pelantikan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Provinsi (Pengprov) PELTI Jawa Timur, Ismed Jauhar, yang secara simbolis menyerahkan bendera organisasi kepada Achmad Zaini sebagai tanda pengukuhan.
Dalam sambutannya, Ismed Jauhar menegaskan bahwa PELTI Surabaya merupakan organisasi sosial yang memiliki tanggung jawab besar dalam pembinaan olahraga tenis di Kota Pahlawan. “Kami berharap, ketua dan pengurus yang baru dapat mengabdi dengan maksimal demi kejayaan organisasi dan peningkatan prestasi atlet tenis Surabaya,” kata Ismed.
Ia juga menyoroti tantangan besar yang menanti jajaran pengurus baru, terutama menyambut ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur mendatang. Ia optimis Surabaya bisa kembali meraih gelar juara umum seperti dua tahun lalu di Jombang. “Targetnya jelas, Surabaya juara umum. Semoga prestasi bisa dipertahankan bahkan ditingkatkan ke depannya,” ujar Ismed.
Tak hanya itu, Ismed juga menekankan pentingnya kolaborasi dan dukungan dari berbagai pihak, termasuk kalangan pengusaha. Ia menegaskan bahwa organisasi harus dihidupkan oleh para pengurus, bukan sebaliknya. “Pengurus harus siap waktu, pikiran, dan finansial. Ini bentuk pengabdian, bukan ajang mencari kehidupan,” tegasnya.
Ketua PELTI Surabaya terpilih, Achmad Zaini, menyampaikan rasa syukur dan tanggung jawab besar atas amanah yang diterimanya. Mantan Kepala Disnaker Kota Surabaya itu mengakui bahwa tugas berat telah menanti, termasuk menghadapi kompetisi Porprov yang sudah dekat.
“Alhamdulillah, ini kehormatan bagi saya dan seluruh jajaran pengurus. Tapi kita tidak boleh lengah karena dalam waktu dekat, tepatnya tanggal 29–30 Juni, kita akan menghadapi lawan-lawan dari seluruh Jawa Timur di ajang Porprov,” jelas Zaini.
Ia juga menegaskan komitmennya untuk memperkuat prestasi tenis di Surabaya dengan menjalin kerja sama lintas sektor, termasuk dengan rumah sakit dan BPJS Kesehatan. Menurutnya, sinergi ini penting dalam mendukung pembinaan atlet secara menyeluruh.
“Semangat untuk semua, khususnya para atlet yang akan berlaga di Porprov. Surabaya wani! wani! wani!” tutupnya dengan penuh semangat. (ted)


as a preferred source on Google




