Jakarta (beritajatim.id) – Menjelang musim mudik Lebaran 2025, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) terus mempercepat perbaikan jalan berlubang di Jalur Pantai Utara (Pantura).
Upaya ini dilakukan untuk memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik, terutama di ruas Batas Kota Batang – Batas Kabupaten Kendal KM SMG 75+600, Provinsi Jawa Tengah.
Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, bersama Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, baru-baru ini meninjau kesiapan infrastruktur jalan nasional dan tol untuk menyambut arus mudik.
Menteri Dody menegaskan bahwa Jalur Pantura merupakan akses strategis yang berperan penting sebagai alternatif Tol Trans Jawa.
“Kami terus memantau dan memperbaiki kondisi jalan nasional, termasuk menangani masalah truk Over Dimension Over Loading (ODOL) yang masih sering ditemui di jalan tol dan jalan nasional. Truk ODOL ini menjadi salah satu penyebab utama kerusakan jalan,” ujar Menteri Dody.
6.118 Titik Lubang Telah Diperbaiki
Kepala Bidang Preservasi I BBPJN Jateng-DIY, Tri Bakti Mulianto, mengungkapkan bahwa sejak 1 Januari 2025, timnya telah memperbaiki 6.118 titik lubang di sepanjang Jalur Pantura Jawa Tengah yang membentang sejauh 462,52 km. Hingga 25 Februari 2025, masih tersisa 168 lubang yang sedang dalam proses perbaikan.
“Kami menggunakan metode patching dan salob untuk memperbaiki jalan. Target kami, seluruh perbaikan akan selesai sebelum puncak arus mudik Lebaran, sehingga perjalanan pemudik bisa lebih lancar dan aman,” jelas Mulianto.
Kondisi Jalan Pantura Secara Umum Baik
Secara keseluruhan, kondisi Jalan Pantura di Jawa Tengah dinilai dalam keadaan baik. Namun, beberapa titik masih memerlukan perhatian lebih, terutama di ruas Losari (batas Jawa Barat) – Tegal – Pemalang – Pekalongan – Batang – Weleri – Kendal – Semarang.
BBPJN Jateng-DIY terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan perbaikan jalan selesai tepat waktu.
Selain itu, mereka juga mengimbau pengguna jalan untuk mematuhi rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas demi keselamatan bersama.
Imbauan untuk Pengguna Jalan
Kementerian Pekerjaan Umum mengimbau para pemudik dan pengguna jalan lainnya untuk:
- Berhati-hati saat melintasi ruas jalan yang sedang dalam proses perbaikan.
- Mematuhi rambu lalu lintas dan batas kecepatan yang ditentukan.
- Mengikuti arahan petugas di lapangan untuk menghindari kemacetan dan kecelakaan.
Dengan upaya perbaikan yang intensif, diharapkan Jalur Pantura dapat menjadi pilihan aman dan nyaman bagi para pemudik Lebaran 2025. Pemerintah juga terus berkomitmen untuk menjaga kualitas infrastruktur jalan nasional guna mendukung mobilitas masyarakat. (hdl)


as a preferred source on Google




