Jakarta (beritajatim.id) – PT Brantas Abipraya (Persero) kembali mencatat prestasi dengan meraih dua penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk proyek pembangunan Hunian Aparatur Sipil Negara (ASN) 4 di Ibu Kota Nusantara (IKN).
Penghargaan tersebut diraih atas pencapaian Pembangunan Kamar Mandi Prefabrikasi Terbanyak dalam Satu Kawasan dan Pembangunan Kamar Mandi Prefabrikasi untuk Rumah Susun Tercepat.
Direktur Operasi II Brantas Abipraya, Purnomo, menyatakan bahwa rekor MURI ini merupakan bentuk apresiasi atas kerja keras tim Brantas Abipraya. Pencapaian ini diharapkan memotivasi perusahaan untuk terus berkarya lebih baik dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya di IKN.
“Kami menerapkan sistem Lean Construction yang membuat proyek lebih efisien dan cepat dari segi waktu,” ujarnya.
Brantas Abipraya berperan aktif dalam pembangunan infrastruktur di IKN, termasuk pembangunan delapan tower rumah susun ASN 4 di Sepaku, Kalimantan Timur, yang terdiri dari 480 unit hunian dengan konsep bangunan hijau.
Setiap tower memiliki 12 lantai, dengan dua lantai pertama untuk fasilitas umum seperti ruang fitness dan public space, sementara 10 lantai lainnya difokuskan untuk hunian.
Selain proyek ini, Brantas Abipraya juga terlibat dalam pembangunan berbagai infrastruktur lain di IKN, seperti Bendungan Sepaku Semoi, Tol Karangjoang-KTT Kariangau, hingga proyek Instalasi Pengolahan Air (IPA) Sepaku.
Purnomo menegaskan bahwa Brantas Abipraya berkomitmen mendukung penuh pembangunan infrastruktur di IKN, sesuai dengan visi pemerintah. (hdl)


as a preferred source on Google




