Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»Bupati Mojokerto Gus Barra Dorong Perbaikan DTSEN, Tegaskan Bansos Harus Tepat Sasaran

Bupati Mojokerto Gus Barra Dorong Perbaikan DTSEN, Tegaskan Bansos Harus Tepat Sasaran

Misti PrihatiniMisti Prihatini News 24 April 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Bupati Mojokerto Gus Barra menyoroti ketidaktepatan bansos dan mendorong pemutakhiran DTSEN agar bantuan sosial tepat sasaran dan berbasis data riil.
Bupati Mojokerto Gus Barra menyoroti ketidaktepatan bansos dan mendorong pemutakhiran DTSEN agar bantuan sosial tepat sasaran dan berbasis data riil.

Mojokerto (beritajatim.id) – Bupati Mojokerto Muhammad Albarraa atau Gus Barra menegaskan pentingnya perbaikan sistem pendataan sosial ekonomi melalui Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) guna memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) benar-benar tepat sasaran.

Hal ini disampaikan Gus Barra menyusul banyaknya aduan masyarakat terkait penyaluran bansos yang dinilai belum merata. Ia mengungkapkan masih ditemukan warga yang layak menerima bantuan tetapi belum terakomodasi, sementara ada pula penerima yang justru dinilai tidak memenuhi kriteria.

Gus Barra menilai kondisi tersebut tidak bisa dianggap sekadar persoalan teknis. Menurutnya, ketidaktepatan sasaran menunjukkan adanya persoalan mendasar dalam sistem data yang perlu dibenahi secara menyeluruh dan berkelanjutan.

Pernyataan itu disampaikan saat Gus Barra menghadiri Sosialisasi DTSEN di Kantor Kecamatan Dlanggu, Kamis (23/4/2026) pagi. Ia menuturkan bahwa pemerintah daerah telah menindaklanjuti berbagai laporan warga dengan melakukan pengecekan langsung di lapangan, dan hasilnya memang menunjukkan adanya ketidaksesuaian data penerima bansos.

Bupati Mojokerto juga menekankan bahwa pemutakhiran data menjadi hal krusial karena berkaitan langsung dengan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Jika data tidak akurat, maka berpotensi menimbulkan dampak serius, mulai dari lansia yang terlantar, anak putus sekolah, hingga warga yang kesulitan mengakses layanan kesehatan.

Ia meminta pemutakhiran data DTSEN dilakukan secara berkala, akurat, dan berbasis kondisi riil di lapangan. Gus Barra menekankan bahwa penyaluran bansos tidak hanya harus mengejar kuantitas, namun juga harus tepat sasaran. Ia menilai peran kecamatan dan desa menjadi kunci karena memiliki pemahaman paling dekat terhadap kondisi sosial masyarakat.

Baca Juga:  Polres Probolinggo dan BPBD Salurkan Air Bersih untuk Warga Tiris yang Terdampak Kekeringan

Dalam kesempatan tersebut, Gus Barra juga menjelaskan bahwa desil 1 hingga desil 4 merupakan kelompok prioritas kesejahteraan nasional yang mewakili 10 hingga 40 persen masyarakat dengan kondisi ekonomi terendah berdasarkan puluhan variabel penilaian dari pemerintah pusat. Kelompok ini menjadi sasaran utama berbagai program bantuan sosial, seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako. Sementara desil 5 dapat diusulkan untuk PBI-JK.

Ia menegaskan bahwa secara ideal masyarakat dalam desil 1 seharusnya memperoleh perlindungan sosial secara menyeluruh. Karena itu, apabila masih terdapat warga dalam kelompok tersebut yang belum menerima bantuan, maka hal tersebut merupakan indikator adanya masalah serius dalam sistem pendataan.

Gus Barra meminta agar masyarakat yang masuk desil 1 hingga desil 4 namun belum menerima bansos segera dicermati dan diusulkan jika memenuhi syarat. Sebaliknya, apabila terdapat ketidaksesuaian kondisi, pembaruan data dan desil harus segera dilakukan. Ia juga mengingatkan agar pemerintah desa tetap memperhatikan masyarakat di desil 6 hingga 10 yang secara faktual membutuhkan bantuan.

Ia meminta kecamatan berperan aktif sebagai penghubung administratif sekaligus pengawas proses pembaruan data yang dilakukan desa, agar sistem DTSEN dapat berjalan lebih efektif.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Mojokerto Try Raharjo Murdianto menjelaskan bahwa DTSEN merupakan sistem data terpadu satu pintu yang memuat informasi sosial dan ekonomi masyarakat Indonesia. Data tersebut merupakan integrasi dari berbagai instansi, termasuk Kementerian Sosial, Badan Pusat Statistik (BPS), Dukcapil, Bappenas, hingga pemerintah daerah.

Baca Juga:  Atlet Taekwondo Polda Jatim Rizky Anugrah Prasetyo, Raih Medali Emas di PON XXI Aceh-Sumut

Try menyebut DTSEN menjadi bagian dari transisi nasional pada tahun 2025, dari sistem Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) menuju DTSEN, sesuai arahan pemerintah pusat agar seluruh pendataan sosial ekonomi menggunakan satu rujukan nasional. Data tersebut dihimpun dari berbagai sumber seperti Regsosek, P3KE, serta DTKS.

Meski demikian, ia mengakui data yang ada belum sepenuhnya akurat sehingga pemutakhiran di tingkat daerah menjadi sangat penting. Ia juga menekankan perlunya sinergi kuat antara kecamatan dan desa, terutama operator data, dengan tetap menjaga aspek keamanan dan kerahasiaan informasi.

Try menambahkan salah satu kendala di lapangan adalah sistem data yang bersifat by name dan by address, sehingga akses harus melalui mekanisme resmi. Ia menyebut Dinsos Mojokerto memiliki data desil 1 hingga 5, namun penggunaannya harus disertai perjanjian tanggung jawab terkait kerahasiaan data.

Kegiatan sosialisasi DTSEN tersebut turut dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala DPMD, serta para camat se-Kabupaten Mojokerto. Pemerintah Kabupaten Mojokerto berharap pembaruan DTSEN dapat menjadi fondasi kuat dalam meningkatkan kualitas pelayanan sosial dan memastikan bansos benar-benar diterima masyarakat yang berhak. (tin)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Mojokerto
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026 News
Polres Pelabuhan Tanjungperak bersama Damkar Surabaya menyiram lahan jagung di Tambak Wedi untuk menghadapi ancaman kemarau panjang.

Polres Pelabuhan Tanjungperak Kerahkan Damkar Siram Lahan Jagung Hadapi Ancaman Kemarau

18 Juli 2026 News
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026 News
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026 News
Polri dan Kepolisian RRT melakukan pertukaran buronan. Tiga WN China dipulangkan, sementara satu buron WNI diserahkan kepada Polri.

Polri dan Kepolisian RRT Tukar Buronan, Tiga WN China Dipulangkan dan Satu WNI Diserahkan ke Indonesia

15 Juli 2026 News
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Eri Cahyadi Benahi Layanan RSUD Soewandhie, Evaluasi Antrean Online, Farmasi hingga Kapasitas IGD

15 Juli 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.