Madrid (beritajatim.id) – Kekalahan Real Madrid dari Getafe CF di Santiago Bernabeu, Senin malam waktu setempat, menyisakan persoalan baru bagi Los Blancos. Gelandang muda Franco Mastantuono terancam absen dalam beberapa pertandingan setelah menerima kartu merah langsung akibat protes keras kepada wasit.
Insiden terjadi pada masa injury time babak kedua ketika Real Madrid berupaya menyamakan kedudukan. Ketegangan meningkat setelah wasit memberikan tendangan bebas kepada Getafe di area pertahanan Madrid. Di tengah frustrasi tuan rumah terhadap taktik pengulur waktu lawan, Mastantuono terus melontarkan protes.
Wasit pertandingan, Alejandro Muniz, menghentikan laga dan langsung mengeluarkan kartu merah tanpa peringatan sebelumnya. Keputusan tersebut menambah tekanan bagi Madrid yang tengah berusaha mengejar hasil.
Isi Laporan Wasit: Ucapan Dianggap Melampaui Batas
Menurut laporan resmi pertandingan yang dikutip Diario AS, wasit mencatat bahwa Mastantuono dua kali meneriakkan kalimat bernada penghinaan yang ditujukan langsung kepadanya. Ucapan tersebut dinilai sebagai bentuk ketidakhormatan terhadap perangkat pertandingan.
Tindakan itu membuat Mastantuono tidak hanya menerima sanksi otomatis satu pertandingan, tetapi juga berpotensi mendapat hukuman tambahan.
Potensi Sanksi dari RFEF
Mengacu pada Kode Disiplin Real Federación Española de Fútbol (RFEF), pemain yang menunjukkan sikap atau ucapan tidak hormat kepada wasit dapat dikenai larangan bermain dua hingga tiga pertandingan, selama tidak termasuk kategori pelanggaran paling serius.
Dalam praktiknya, kasus serupa umumnya berujung pada hukuman dua laga. Artinya, Mastantuono kemungkinan besar akan absen lebih dari satu pertandingan.
Arbeloa: Sikap Tidak Bisa Diterima
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, menilai tindakan pemain mudanya tersebut sebagai sesuatu yang tidak dapat diterima. Ia menekankan pentingnya menjaga emosi, terutama dalam momen krusial pertandingan.
Evaluasi internal diyakini akan dilakukan manajemen klub untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang, terlebih Real Madrid tengah memasuki fase krusial musim ini.
Laga yang Berpotensi Dilewatkan
Jika sanksi dua pertandingan dijatuhkan, Mastantuono dipastikan absen saat Real Madrid menghadapi Celta Vigo di Balaidos. Selain itu, ia juga kemungkinan tidak tampil dalam laga kandang melawan Elche CF.
Kedua pertandingan tersebut berada di antara jadwal padat Madrid, termasuk duel penting kontra Manchester City di Liga Champions.
Apabila hanya mendapat hukuman dua laga, Mastantuono diprediksi bisa kembali tepat waktu untuk tampil dalam derby Madrid menghadapi Atletico Madrid pada 22 Maret mendatang di Bernabeu.
Dampak bagi Real Madrid
Absennya Mastantuono akan menjadi kerugian bagi Real Madrid, terutama dalam rotasi skuad di tengah jadwal kompetisi domestik dan Eropa yang padat. Selain persoalan teknis, insiden ini juga menjadi pengingat pentingnya kedewasaan emosional bagi pemain muda di level tertinggi.
Keputusan final dari komite disiplin RFEF akan menentukan seberapa besar dampak kartu merah tersebut terhadap langkah Real Madrid dalam perburuan gelar musim ini. (aga)


as a preferred source on Google




