
Bondowoso (beritajatim.id) – Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka mengapresiasi semangat dan ketekunan para pendamping serta nasabah Program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (PNM Mekaar) saat kunjungan kerja bersama Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa di Kabupaten Bondowoso, Selasa (24/6).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak, serta Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid.
Wapres Gibran memuji antusiasme tinggi para ibu rumah tangga yang tergabung dalam program pemberdayaan berbasis UMKM tersebut. Ia menilai, keberhasilan para nasabah dalam menjaga kesehatan finansial merupakan bukti nyata dari dampak program Mekaar.
“Non-Performing Loan (NPL) di Bondowoso hanya 0,8 persen. Itu artinya keuangan ibu-ibu ini tertib. Tapi saya berpesan agar tetap memisahkan cashflow rumah tangga dengan usaha,” ujar Gibran.
Wapres juga mendorong nasabah untuk memanfaatkan smartphone secara maksimal agar dapat memperluas jangkauan pasar produk UMKM dari skala lokal ke nasional. Ia berharap usaha para ibu rumah tangga tersebut terus berkembang, menambah karyawan, serta meningkatkan kesejahteraan keluarga.
“Nanti saya akan lihat produk-produk unggulan dari Bondowoso. Kita doakan supaya usahanya naik kelas dan semakin dikenal luas,” tambahnya.
Khofifah: 2,4 Juta IRT di Jatim Berdaya Lewat UMKM Mekaar
Senada dengan Wapres, Gubernur Khofifah mengapresiasi perjuangan para nasabah Mekaar di seluruh Jawa Timur. Ia mencatat bahwa dari total 15,8 juta nasabah Mekaar di Indonesia, sebanyak 2,4 juta di antaranya berasal dari Jatim, termasuk lebih dari 75.000 nasabah di Bondowoso yang tergabung dalam 5.052 kelompok.
“Keren sekali melihat ibu-ibu yang dulunya tidak punya penghasilan, sekarang bisa jadi pelaku UMKM yang naik kelas berkat program ini,” tutur Khofifah.
Ia menegaskan bahwa keberhasilan program Mekaar tidak semata-mata karena adanya akses permodalan, tetapi juga karena semangat, kegigihan, dan keberanian para nasabah dalam mengembangkan diri dan usahanya.
Dalam konteks lokal, Khofifah menyoroti potensi sektor pertanian Bondowoso yang kini mulai dipadukan dengan pendekatan digital oleh para pelaku UMKM. Ia menyampaikan optimisme bahwa sinergi ini akan turut mendukung upaya pemerintah menurunkan angka kemiskinan ekstrem hingga nol persen pada September 2025.
Wapres Dorong Pemerintah Daerah Prioritaskan Produk UMKM
Wapres Gibran juga memberikan arahan kepada pendamping Mekaar agar tetap konsisten mendampingi nasabah secara kontinyu. Ia mengimbau kepada kepala daerah untuk memprioritaskan produk-produk UMKM binaan Mekaar dalam berbagai agenda resmi pemerintahan.
“Mohon bersabar menghadapi ibu-ibu ini. Saling menguatkan dan memberi semangat agar usaha mereka berkembang. Terima kasih atas semangatnya, kita doakan semua sehat dan usahanya maju,” ucap Gibran.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata dari sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dalam mengembangkan sektor ekonomi mikro berbasis komunitas, yang digerakkan oleh kekuatan ibu rumah tangga sebagai tulang punggung keluarga. (adi)

as a preferred source on Google




