Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Politik»Gita Wirjawan: Indonesia Harus Tinggalkan Politik Elektabilitas dan Utamakan Integritas Pemimpin

Gita Wirjawan: Indonesia Harus Tinggalkan Politik Elektabilitas dan Utamakan Integritas Pemimpin

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono Politik 25 Juni 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Gita Wirjawan
Gita Wirjawan

Tegal (beritajatim.id) – Mantan Menteri Perdagangan periode 2011–2014, Gita Wirjawan, menyerukan perlunya perubahan mendasar dalam cara Indonesia memandang dan memilih pemimpin. Menurutnya, bangsa ini harus mulai meninggalkan orientasi yang terlalu berfokus pada elektabilitas dan popularitas, serta beralih kepada ukuran kepemimpinan yang lebih substansial, yakni integritas, kapabilitas, dan etikabilitas.

Gagasan tersebut disampaikan Gita dalam Public Lecture Series yang digelar Universitas Harkat Negeri (UHN) Tegal dalam rangka menyambut Dies Natalis pertama kampus tersebut, Senin (22/6). Mengusung tema “What It Takes: Asia Tenggara, dari Tepi Menuju Inti Kesadaran Global”, kegiatan itu menghadirkan diskusi mengenai masa depan Indonesia dan posisi strategis kawasan Asia Tenggara di tengah perubahan global.

Dalam sambutan pembuka, Rektor UHN Sudirman Said menyoroti tantangan mendasar yang dihadapi Indonesia. Menurutnya, persoalan bangsa bukan terletak pada keterbatasan sumber daya atau modal pembangunan, melainkan pada keberanian untuk berpikir jauh ke depan serta kemampuan mengevaluasi kualitas kepemimpinan secara jujur dan objektif.

Sudirman juga menekankan pentingnya investasi jangka panjang di bidang pendidikan. Ia menilai Indonesia memiliki potensi besar yang seharusnya dapat melahirkan gagasan-gagasan strategis dan terobosan nyata untuk mempercepat kemajuan bangsa. Dalam pandangannya, pengalaman sejumlah negara maju di Asia menunjukkan bahwa pembangunan sumber daya manusia menjadi fondasi utama transformasi nasional.

Sejalan dengan itu, Gita Wirjawan menegaskan bahwa Indonesia sesungguhnya memiliki berbagai modal strategis untuk menjadi kekuatan utama di kawasan ASEAN. Faktor geografis, jumlah penduduk yang besar, kekayaan sumber daya alam, keanekaragaman hayati, serta keberagaman sosial dan budaya menjadi aset yang tidak dimiliki banyak negara.

Baca Juga:  Penyitaan Buku Catatan Hasto, KPK: Tidak Ada Motif Politik!

Namun, menurutnya, keunggulan tersebut tidak akan menghasilkan lompatan kemajuan tanpa keberanian kolektif untuk membangun bangsa yang berlandaskan moralitas, kecerdasan, etika, dan kapasitas intelektual yang kuat. Ia menilai Indonesia perlu mengembangkan narasi kebangsaan yang mampu menginspirasi sekaligus mendorong daya saing di tingkat global.

Di hadapan mahasiswa, dosen, dan berbagai unsur masyarakat yang hadir, Gita menyoroti kecenderungan politik yang terlalu menitikberatkan pada angka survei dan popularitas. Ia menilai kondisi tersebut berpotensi menggeser perhatian publik dari kualitas kepemimpinan yang sesungguhnya. Karena itu, ia mendorong adanya reorientasi dalam menilai calon pemimpin masa depan dengan menempatkan integritas, kemampuan, dan etika sebagai indikator utama.

Selain menyinggung soal kepemimpinan, Gita juga menyoroti pentingnya reformasi pendidikan sebagai jalan keluar dari budaya sensasionalitas yang kerap mendominasi ruang publik. Ia menilai peningkatan kualitas pendidikan harus dilakukan secara serius dan agresif, termasuk melalui perbaikan kesejahteraan guru.

Menurutnya, profesi guru perlu ditempatkan sebagai profesi yang memiliki kehormatan dan daya tarik tinggi sehingga mampu menarik generasi terbaik untuk terjun ke dunia pendidikan. Langkah tersebut dinilai penting untuk menciptakan sumber daya manusia unggul yang mampu menjawab tantangan masa depan.

Gita juga mengingatkan agar masyarakat tidak terjebak pada isu-isu sesaat yang bersifat sensasional. Ia menekankan perlunya perspektif pembangunan jangka panjang yang berorientasi pada kualitas manusia, inovasi, dan daya saing bangsa.

Baca Juga:  Kapolri Apresiasi Bali Sebagai Provinsi dengan Indeks Persepsi Demokrasi Terbaik

Dalam kesempatan tersebut, perhatian khusus juga diberikan kepada generasi muda. Gita menilai anak muda Indonesia harus memiliki keberanian berpikir melampaui batas-batas konvensional serta aktif menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan global. Mereka tidak cukup hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga harus mampu menciptakan inovasi dan nilai tambah yang berdampak luas.

Kuliah umum yang berlangsung di Kampus UHN Tegal itu menjadi ruang dialog antara pemikiran global dan realitas lokal. Semangat “think globally, act locally” menjadi pesan utama yang disampaikan kepada peserta agar mampu membaca perubahan dunia sekaligus menerjemahkannya dalam tindakan nyata di daerah masing-masing.

Acara berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari mahasiswa terkait peluang karier global, perkembangan ekonomi digital, hingga tantangan kompetisi internasional. Kegiatan tersebut turut dihadiri kalangan akademisi, pemerintah, mahasiswa, dan masyarakat umum. Pada kesempatan yang sama, UHN juga menandatangani kerja sama dengan School of Government and Public Policy (SGPP) Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat kolaborasi di bidang pendidikan dan pengembangan kepemimpinan. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Cara Unik Pemkot Surabaya Hapus 68 Titik TPS Liar dengan Pot Bunga: Satire dan Estetik

3 Juni 2026 Politik

Imigrasi Siapkan Corridor Gate, Jemaah Haji Surabaya dan Jakarta Bisa Langsung Pulang Tanpa Antre Pemeriksaan

2 Juni 2026 Politik

Pemkab Mojokerto Perkuat Transformasi Posyandu, 562 Terdaftar Kemendagri

20 Mei 2026 Politik

Perkuat Pertahanan Wilayah, Menhan Tinjau Kesiapan Yonif TP 887/KJM di Lamongan

30 April 2026 Politik
Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra

Yusril Tegaskan Akademisi Bebas Kritik Pemerintah, Utamakan Mekanisme Etik

22 April 2026 Politik
Khofifah paparkan capaian RKPD Jatim 2025 tembus 98,33 persen, ekonomi tumbuh 5,33 persen dan 133 penghargaan diraih.

LKPJ 2025 Disampaikan, Khofifah Beberkan Kinerja RKPD Jatim Tembus 98,33 Persen

30 Maret 2026 Politik
Leave A Reply Cancel Reply

Cara Unik Pemkot Surabaya Hapus 68 Titik TPS Liar dengan Pot Bunga: Satire dan Estetik

3 Juni 2026
Berita Terbaru
Pemkot Mojokerto membangun jamban sehat bagi 65 keluarga MBR melalui program BSSI 2026 untuk meningkatkan sanitasi dan kesehatan lingkungan.

Pemkot Mojokerto Bangun Jamban Sehat untuk 65 Keluarga MBR, Perkuat Sanitasi dan Kesehatan Lingkungan

25 Juni 2026
Polres Lamongan mengungkap jaringan ganjal ATM lintas daerah. Lima tersangka residivis ditangkap bersama alat kejahatan dan mobil berpelat palsu.

Polres Lamongan Bongkar Jaringan Ganjal ATM Lintas Daerah, Lima Residivis dari Banten dan Lampung Ditangkap

25 Juni 2026

Merlin, Bebek Berjersey Meksiko yang Mendadak Jadi Maskot Tak Resmi Piala Dunia 2026

25 Juni 2026
DJP Jawa Timur menyita 230 aset milik 158 penunggak pajak dengan nilai Rp24,9 miliar dalam Pekan Sita Serentak untuk mengamankan penerimaan negara.

DJP Jatim Sita 230 Aset Penunggak Pajak Senilai Rp24,9 Miliar, Tunggakan Capai Rp621,2 Miliar

24 Juni 2026
Polsek Candi merespons laporan dugaan sabung ayam di Sidoarjo. Hasil pengecekan menunjukkan tidak ditemukan aktivitas perjudian maupun barang bukti.

Polsek Candi Tindaklanjuti Laporan Dugaan Sabung Ayam di Sidoarjo, Tak Temukan Praktik Perjudian

24 Juni 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.