Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Ekonomi»Harga Referensi Biji Kakao Januari 2026 Turun, Tekanan Suplai Global Uji Daya Saing Ekspor

Harga Referensi Biji Kakao Januari 2026 Turun, Tekanan Suplai Global Uji Daya Saing Ekspor

Isnan SaidIsnan Said Ekonomi 1 Januari 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Tommy Andana, Pelaksana tugas Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan
Tommy Andana, Pelaksana tugas Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan

Jakarta(beritajatim.id) –Kementerian Perdagangan menetapkan harga referensi (HR) biji kakao periode Januari 2026 mengalami penurunan, seiring meningkatnya pasokan global dari negara-negara produsen utama. Penyesuaian ini mencerminkan dinamika pasar internasional yang tengah menghadapi ketidakseimbangan antara suplai dan permintaan.

Pelaksana tugas Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan, Tommy Andana, menyampaikan bahwa HR biji kakao Januari 2026 ditetapkan sebesar 5.662,38 dolar AS per metrik ton. Angka tersebut turun 315,08 dolar AS atau sekitar 5,27 persen dibandingkan periode sebelumnya. Penurunan ini secara langsung berdampak pada Harga Patokan Ekspor (HPE) biji kakao yang ikut terkoreksi menjadi 5.296 dolar AS per metrik ton, atau turun 5,49 persen dari Desember 2025.

Kementerian Perdagangan menilai penurunan HR dan HPE kakao tidak terlepas dari meningkatnya produksi di kawasan Afrika Barat, yang selama ini menjadi sentra utama pasokan kakao dunia. Kondisi cuaca yang membaik di wilayah tersebut mendorong kenaikan produksi, namun tidak diikuti oleh peningkatan permintaan global yang sepadan. Ketimpangan ini menekan harga di pasar internasional dan berdampak langsung pada kebijakan perdagangan Indonesia.

Dari perspektif pelaku usaha, penurunan HPE berpotensi memberi ruang fleksibilitas bagi eksportir dalam menjaga daya saing produk kakao Indonesia di pasar global. Namun di sisi lain, koreksi harga juga dapat menekan margin produsen, khususnya petani kakao, apabila tidak diimbangi dengan kebijakan hilirisasi dan peningkatan nilai tambah di dalam negeri.

Baca Juga:  Gelar Pasar Murah di Malang, Gubernur Khofifah: Distribusi Beras Harus Lancar!

Selain kakao, Kemendag juga mencatat pergerakan harga pada sejumlah komoditas ekspor lainnya. HPE produk kulit untuk periode Januari 2026 ditetapkan tidak berubah dibandingkan bulan sebelumnya, mencerminkan kondisi pasar yang relatif stabil. Sementara itu, HPE getah pinus justru mengalami kenaikan sebesar 27 dolar AS atau sekitar 3,24 persen dibandingkan Desember 2025.

Untuk produk kayu, penyesuaian HPE terjadi secara selektif. Beberapa jenis kayu mengalami kenaikan harga patokan ekspor, antara lain kayu veneer dari hutan alam dan hutan tanaman, wooden sheet untuk packing box, serta kayu olahan dengan luas penampang 1.000–4.000 mm² dari berbagai jenis seperti meranti, merbau, rimba campuran, eboni, hingga kayu dari hutan tanaman seperti pinus, akasia, sengon, karet, balsa, dan eucalyptus. Di tengah tren tersebut, kayu olahan dari jenis jati dengan ukuran penampang yang sama justru mengalami penurunan HPE.

Adapun sejumlah produk kayu lainnya, termasuk wood in chips atau particle, chipwood, kayu olahan dari hutan tanaman jenis sungkai, serta kayu olahan khusus jenis merbau dengan luas penampang 4.000–10.000 mm², tercatat tidak mengalami perubahan harga patokan ekspor dibandingkan periode sebelumnya.

Seluruh penetapan HR dan HPE tersebut tercantum dalam Keputusan Menteri Perdagangan Nomor 2392 Tahun 2025 tentang Harga Patokan Ekspor dan Harga Referensi atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang dikenakan Bea Keluar serta tarif layanan Badan Layanan Umum, yang berlaku untuk periode 1–31 Januari 2026.

Baca Juga:  Mengapa Kebangkitan Harga Emas Saat Ini Menyimpan ‘Bom Waktu’ bagi Investor

Di sisi lain, pemerintah juga menetapkan kebijakan bea keluar nol dolar AS per metrik ton untuk produk minyak goreng sawit RBD palm olein dalam kemasan bermerek dengan berat bersih hingga 25 kilogram. Kebijakan ini menunjukkan diferensiasi perlakuan ekspor antara komoditas mentah dan produk olahan, sejalan dengan agenda hilirisasi dan stabilisasi pasar domestik.

Secara keseluruhan, penurunan HR dan HPE biji kakao pada awal 2026 menegaskan bahwa kebijakan perdagangan Indonesia sangat dipengaruhi oleh dinamika global. Tantangan ke depan tidak hanya terletak pada menjaga daya saing ekspor, tetapi juga memastikan fluktuasi harga internasional tidak sepenuhnya dibebankan kepada produsen domestik, terutama petani, melalui penguatan industri pengolahan dan strategi diversifikasi pasar. (ian)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp8.000, Buyback Melesat Rp16.000

18 Juli 2026 Ekonomi
Pasar Tembok Dukuh Surabaya

Pemkot Surabaya Siapkan 2.700 Stan Gratis bagi Pedagang Pasar Tumpah dan PKL, Relokasi Tanpa Biaya Sewa

12 Juli 2026 Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 6 Juli 2026 Stagnan

6 Juli 2026 Ekonomi
Gubernur Khofifah menggelar Pasar Murah ke-81 di Pasuruan untuk menjaga inflasi, memperkuat daya beli, membantu warga rentan, dan mendukung UMKM.

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-81 di Pasuruan, Perkuat Pengendalian Inflasi dan Dorong UMKM Lokal

6 Juli 2026 Ekonomi
Gubernur Khofifah menggelar Pasar Murah di Banyuwangi untuk mengendalikan inflasi, menjaga daya beli masyarakat, dan mendukung pelaku UMKM.

Gubernur Khofifah Perluas Pasar Murah hingga Banyuwangi, Perkuat Pengendalian Inflasi dan Jaga Daya Beli Masyarakat

4 Juli 2026 Ekonomi
Ilustrasi emas batangan (foto: Jingming Pan/unsplash)

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp11.000 per Gram, Simak Daftar Lengkap Pecahan Terbaru

3 Juli 2026 Ekonomi
Leave A Reply Cancel Reply

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp8.000, Buyback Melesat Rp16.000

18 Juli 2026
Berita Terbaru
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026

7 Makanan yang Bisa Membantu Meningkatkan Kualitas Sperma, Penting untuk Program Hami

16 Juli 2026

Setjen DPD RI Buka Program Magang Nasional 2026, Kuota 233 Orang dengan Uang Saku hingga Rp6 Juta

16 Juli 2026
Lionel Messi

Messi Antar Argentina Singkirkan Inggris dan Melaju ke Final Piala Dunia, Siap Tantang Spanyol

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.