Jakarta (beritajatim.id) – PT Hutama Karya (Persero) berhasil mengamankan dua kontrak proyek baru dengan nilai total Rp 484 miliar. Proyek tersebut meliputi Pembangunan Gedung Infrastruktur Tahap 2 di Kawasan Karawang milik Bank Indonesia dan Rehabilitasi Jalan di Kota Maliana, Timor Leste.
Proyek pertama, Pembangunan Gedung Infrastruktur Tahap 2 di Karawang, merupakan bagian dari Sentra Pengolahan Uang (SPU) Bank Indonesia.
Proyek senilai Rp 166 miliar ini, dijadwalkan selesai pada Februari 2025. Hutama Karya akan menangani berbagai aspek pembangunan, mulai dari persiapan lahan, akses jalan, hingga instalasi mechanical, electrical, and plumbing (MEP).
Proses konstruksi ini didukung oleh teknologi digital seperti LiDAR, Building Information Modelling (BIM), dan Cubicost untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi pekerjaan.
Sementara itu, proyek kedua adalah Rehabilitasi Jalan di Kota Maliana, Timor Leste. Hutama Karya akan merehabilitasi jalan sepanjang 18,8 km yang mengalami kerusakan, dengan nilai proyek 21,2 juta Dollar AS.
Proyek ini penting bagi Kota Maliana sebagai pusat ekonomi di Distrik Bobonaro dan diharapkan selesai pada September 2025. Hutama Karya menerapkan strategi percepatan, termasuk mitigasi risiko dan koordinasi intensif, untuk memastikan proyek selesai tepat waktu.
“Proyek-proyek ini tidak hanya memperkuat portofolio Hutama Karya dalam mendukung infrastruktur keuangan nasional, tetapi juga memperluas jangkauan hingga ke luar negeri,” ujar Adjib Al Hakim, EVP Sekretaris Perusahaan Hutama Karya. (hdl)


as a preferred source on Google




