Jakarta – Metode Credit Revolving of 7 Banks (CR7) PT Pertamina Hulu Energi (PHE) sebagai Subholding Upstream Pertamina, berhasil mencatatkan penghematan hingga Rp132,9 miliar. Inovasi ini meraih penghargaan peringkat Gold dan Best Value Creation dalam ajang Forum Presentasi Continuous Improvement Program (CIP) Subholding Upstream 2025.
Metode CR7 yang diinisiasi Fungsi Finance & Legal PHE disusun melalui “baseline agreement” sebagai standar dokumentasi perjanjian Credit Revolving. Skema ini memungkinkan PHE bekerja sama dengan bank asing maupun lokal dengan fasilitas khusus bernilai besar, tenor fleksibel yang dapat diperpanjang, tanpa biaya upfront/komitmen, serta margin biaya yang dikunci sejak awal perjanjian.
“Dengan metode CR7, PHE dapat memilih untuk bekerjasama dengan Bank Asing dan Bank Lokal, Fasilitas yang dedikasi khusus, nilai fasilitas yang besar, tenor fleksibel yang dapat diperpanjang, tanpa biaya upfront/komitmen, serta mengunci biaya margin pada awal perjanjian,” ujar Assistant Manager Corporate Financing Dimas Arya Noviaji.
Metode CR7 juga bertujuan meningkatkan ketersediaan pendanaan eksternal untuk kebutuhan operasional. Implementasinya memenuhi lima aspek utama, yakni kualitas, biaya, pengiriman, keselamatan, dan moral. Likuiditas perusahaan terjaga dengan akses dana siap pakai sebesar 1,2 miliar Dollar AS serta penghematan biaya pendanaan mencapai 8,3 juta Dollar AS.
Dari sisi pengiriman, pencairan dana dapat dilakukan hanya dalam lima hari kerja dengan opsi perpanjangan tenor. Waktu penyelesaian dokumentasi perjanjian juga dipangkas menjadi dua bulan, sehingga beban kerja berkurang signifikan.
Tak hanya itu, tingkat kepercayaan lembaga keuangan meningkat karena tidak adanya klausul akselerasi pembayaran dan penggunaan hukum Indonesia dalam perjanjian.
Manager Legal Corporate Matters & Business Support PHE, Andono Nugrahadi, menegaskan penyusunan perjanjian baseline ini menjadi standar baru untuk penyediaan fasilitas pinjaman jangka pendek. PHE juga telah melakukan berbagi pengetahuan tentang aspek hukum perbankan dan pendanaan di lingkungan Subholding Upstream. [hen/ian]

as a preferred source on Google




