Surabaya (beritajatim.id) – Menjelang batas akhir perdagangan pemain NBA atau trade deadline, nama James Harden secara mengejutkan mencuat di bursa transfer. Los Angeles Clippers dikabarkan tengah membuka peluang untuk melepas guard veteran tersebut dalam beberapa hari ke depan.
Jurnalis NBA Shams Charania melaporkan bahwa manajemen Clippers dan James Harden sedang melakukan diskusi internal guna mencari skenario pertukaran yang memungkinkan. Meski digadang sebagai salah satu tim kuat di awal musim, performa Clippers sejauh ini belum sepenuhnya stabil.
Hingga awal pekan ini, Clippers mencatatkan rekor 23 kemenangan dan 25 kekalahan. Catatan tersebut membuat mereka masih berkutat di papan tengah Wilayah Barat dan berada di ambang zona play-in, jauh dari posisi ideal sebagai penantang gelar juara.
James Harden sendiri saat ini memasuki tahun pertama dari kontrak dua musim senilai 81,5 juta dolar AS. Kontrak tersebut mencakup opsi pemain pada musim kedua. Harden menerima bayaran lebih dari 39 juta dolar AS musim ini dan berpeluang mengaktifkan opsi senilai lebih dari 42 juta dolar AS untuk musim depan.
Bagi Harden, kepindahan ke tim lain dinilai bisa membuka peluang lebih besar untuk bersaing memperebutkan gelar juara NBA pertama sepanjang kariernya. Start lambat Clippers membuat ambisi juara musim ini dipertanyakan, meski materi pemain tergolong bertabur bintang.
Sejumlah laporan lanjutan menyebutkan bahwa Clippers telah menjalin pembicaraan dengan Cleveland Cavaliers. Jurnalis Sports Illustrated, Chris Mannix, mengungkap adanya diskusi yang melibatkan James Harden dan Darius Garland. Jika terealisasi, Harden akan memperkuat Cavaliers yang tengah membidik Final NBA, sementara Clippers berpotensi mendapatkan aset jangka panjang lewat Garland.
Saat ini, Los Angeles Clippers menempati peringkat kesembilan Wilayah Barat. Posisi tersebut memang masih memberi peluang tampil di turnamen play-in, namun jarak menuju enam besar cukup menantang. Kondisi ini membuat manajemen mempertimbangkan opsi perombakan skuad demi masa depan tim.
Masuknya James Harden ke pasar transfer menjadikannya salah satu nama terbesar yang tersedia jelang trade deadline, hanya berada di bawah Giannis Antetokounmpo. Sepanjang karier NBA-nya, Harden telah membela lima tim berbeda dan tercatat sudah empat kali terlibat dalam transaksi pertukaran pemain.
Perkembangan situasi Harden diprediksi akan menjadi salah satu cerita paling menarik menjelang penutupan bursa transfer NBA musim ini.


as a preferred source on Google




