Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»Klarifikasi Jumhur Hidayat: Jangan Rendahkan Gerakan Tani

Klarifikasi Jumhur Hidayat: Jangan Rendahkan Gerakan Tani

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono News 23 September 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi petani Indonesia (foto: Ahmad Alfian, pexels)
Ilustrasi petani Indonesia (foto: Ahmad Alfian, pexels)

Jakarta (beritajatim.id) – Peneliti Centre for Islamic and Ethnic Studies (CIE), Muhammad Chaerul memberikan pernyataan terkait gerakan buruh dan petani menjelang peringatan Hari Tani Nasional (HTN) pada 24 September 2024 mendatang.

Dikatakan, aksi-aksi yang dipimpin oleh kelompok buruh, termasuk pimpinan Jumhur Hidayat, mulai bergeser dari isu kesejahteraan petani ke arah politik.

Menanggapi hal ini, Jumhur Hidayat memberikan pernyataan resmi. Berikut tanggapannya.

  1. Posisi gerakan buruh Indonesia yang memang awalnya berkutat pada isu-isu di tempat kerja (pabrik) saat ini sudah jauh lebih luas yaitu membongkar akar masalah di hulu yaitu sistem perekonomian yang pro-kaum bermodal besar baik asing maupun domestik yang berselingkuh dengan kekuasaan. Oleh sebab itu, kelompok gerakan masyarakat sipil mana pun yang berkomitmen mendobrak sistem perekonomian yang anti Pancasila ini adalah sahabat gerakan buruh Indonesia. Tentunya, yang masuk dalam kategori ini adalah kaum tani Indonesia, karena sama dengan kaum buruh, mereka merasakan langsung penderitaan akibat perselingkuhan antara oligarki dan penguasa.
  2. Pada peringatan Hari Tani Nasional (HTN) pada 24 September mendatang, baik langsung maupun tidak langsung, gerakan kaum tani Indonesia mengajak kaum buruh untuk ikut serta memperingati hari tani tersebut. Hal ini sama halnya ketika peringat hari buruh 1 Mei, kaum buruh pun mengundang semua elemen masyarakat sipil untuk bergabung termasuk dari gerakan tani Indonesia. Ini artinya, baik gerakan buruh maupun gerakan tani dan bahkan gerakan masyarakat sipil lainnya termasuk gerakan mahasiswa saling menguatkan dan saling mendukung satu sama lainnya. Bahkan, saya mendapat informasi bahwa Organisasi Buruh Migran di Hongkong mereka berencana melakukan aksi menyambut Hari Tani Nasional pada minggu 22 September ini. Bagi kaum buruh Indonesia, kemakmuran kaum tani di perdesaan akan membawa kesejahteraan kaum buruh karena mendorong bangkitnya industri di perkotaan.
  3. Mereka yang menyatakan bahwa gerakan tani harusnya memperjuangkan kebutuhan mendasar petani seperti akses terhadap lahan, harga pangan dan kesejahteraan petani, mengesankan bahwa mereka benar-benar intelektual sontoloyo dan merendahkan gerakan tani dan sepertinya bukan saja tidak pernah baca buku atau literatur perjuangan tani Indonesia tapi juga tidak pernah baca berita. Karena sesungguhnya apa yang dinayatakan itu adalah berita dari jam ke jam terhadap kejadian yang menimpa kaum tani dan gerakan tani Indonesia telah berkorban besar untuk memperjuangkan keadilan dan kesejahteraan itu.
  4. Gerakan tani Indonesia kecerdasannya jauh melampaui intelektual sontoloyo itu, karena semua kejadian susahnya mengakses lahan bahkan yang terjadi sebaliknya yaitu perampasan tanah, rendahnya harga pangan akibat impor, sulitnya pupuk dan sebagainya adalah buah dari keputusan politik kekuasaan. Sehingga wajar dan amat sangat bisa dipahami bila gerakan tani Indonesia ikut ambil bagian dari tema besar dari hampir semua elemen gerakan masyarakat sipil termasuk kaum intelektual kampus dan mahasiswa yaitu Adili Jokowi, karena Jokowi adalah Presiden yang memegang kekuasaan tertinggi pemerintahan yang menjadi hulu penyebab dari berbagai ketidakadilan yang menimpa kaum tani Indonesia.

Pernyataan resmi ini sekaligus menjadi hak jawab dari berita Peneliti CIE Khawatirkan Gerakan HTN Akan Ditunggangi Kepentingan Politik Tertentu. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca Juga:  Pj. Gubernur Teguh Pantau Perbaikan Saluran Air Jakarta Selatan untuk Cegah Banjir
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026 News
Polres Pelabuhan Tanjungperak bersama Damkar Surabaya menyiram lahan jagung di Tambak Wedi untuk menghadapi ancaman kemarau panjang.

Polres Pelabuhan Tanjungperak Kerahkan Damkar Siram Lahan Jagung Hadapi Ancaman Kemarau

18 Juli 2026 News
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026 News
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026 News
Polri dan Kepolisian RRT melakukan pertukaran buronan. Tiga WN China dipulangkan, sementara satu buron WNI diserahkan kepada Polri.

Polri dan Kepolisian RRT Tukar Buronan, Tiga WN China Dipulangkan dan Satu WNI Diserahkan ke Indonesia

15 Juli 2026 News
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Eri Cahyadi Benahi Layanan RSUD Soewandhie, Evaluasi Antrean Online, Farmasi hingga Kapasitas IGD

15 Juli 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.