Aceh Besar (beritajatim.id) – Selama perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut, kapal KM Kelud yang bersandar di Pelabuhan Malahayati, Aceh, menjadi magnet wisata yang menarik ribuan pengunjung.
Kapal milik PT Pelayaran Nasional Indonesia (PT PELNI) ini hadir sebagai akomodasi terapung dari 5 hingga 21 September 2024, berdasarkan penugasan Kementerian Perhubungan RI.
Kehadiran kapal sepanjang 146,5 meter ini tidak hanya untuk keperluan akomodasi peserta PON, tetapi juga menjadi pusat perhatian warga lokal. Setiap hari, ratusan orang mendatangi pelabuhan untuk melihat dari dekat kapal yang jarang mereka temui.
“Sejak kapal bersandar, tercatat lebih dari 14.160 pengunjung telah datang, dengan pendaftar menginap sebanyak 4.356 orang dan realisasi menginap 1.313 orang,” ujar Romadoni, Kepala Cabang PELNI Medan.
Sebagai bagian dari rangkaian acara, PT PELNI juga menggelar kegiatan senam pagi di dermaga, yang diikuti oleh puluhan warga dan mahasiswa dari Politeknik Ahli Usaha Perikanan Aceh. Usai senam, para peserta disuguhi teh, kopi, dan kacang hijau secara gratis oleh kru kapal.
Nakhoda KM Kelud, Capt. Herman Obrein, mengungkapkan antusiasme pengunjung yang ingin melihat fasilitas kapal, terutama alat keselamatan dan hiburan yang ada di dalamnya.
Selain menjadi pusat perhatian, KM Kelud juga berperan penting dalam mendukung kelancaran PON XXI. “Masyarakat dapat menginap dan melihat fasilitas kapal tanpa biaya,” jelas Vice President PELNI, Berryl A. Insanul Firdaus.
Kapal KM Kelud berkapasitas 2.000 penumpang biasanya beroperasi di rute Jakarta – Batam – Medan. Selama bertugas di Aceh, rute reguler KM Kelud sementara digantikan oleh KM Dorolonda. (hdl)


as a preferred source on Google




