Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Ekonomi»Wamenkop Farida: Kopdes Merah Putih Jadi Simpul Konsolidasi Ekonomi dan Potensi Desa

Wamenkop Farida: Kopdes Merah Putih Jadi Simpul Konsolidasi Ekonomi dan Potensi Desa

Adi AtmaAdi Atma Ekonomi 29 Januari 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Wamenkop Farida Farichah
Wamenkop Farida Farichah

Jakarta (beritajatim.id) – Wakil Menteri Koperasi Farida Farichah menegaskan bahwa Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih tidak boleh dipahami semata sebagai badan usaha, melainkan sebagai simpul konsolidasi berbagai potensi desa. Kopdes diharapkan mampu mengintegrasikan sektor pertanian, perikanan, usaha kecil, logistik, hingga layanan keuangan mikro dalam satu ekosistem ekonomi yang berkelanjutan.

Penegasan tersebut disampaikan Farida saat menghadiri Musyawarah Nasional V DPP Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) 2026 di Jakarta, Kamis. Dalam forum tersebut, ia menekankan peran koperasi sebagai penghubung strategis antara produksi desa dengan pasar, sekaligus sebagai jembatan antara kebijakan pemerintah dan kebutuhan nyata masyarakat desa.

Menurut Farida, apabila Kopdes Merah Putih mampu menghubungkan sumber daya lokal dengan permintaan pasar secara efektif, maka pertumbuhan ekonomi desa akan tercipta secara alami. Lebih jauh, model ini berpotensi membangun ekosistem ekonomi baru yang tidak hanya kuat di tingkat desa, tetapi juga saling terhubung antarwilayah di seluruh Indonesia.

Karena itu, Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop) mengarahkan penguatan Kopdes Merah Putih sebagai ekosistem usaha desa yang terintegrasi, bukan sekadar kawasan atau unit usaha fisik. Kopdes diposisikan sebagai bagian dari rantai nilai ekonomi desa dari hulu hingga hilir, mulai dari produksi, pengolahan, distribusi, hingga akses pembiayaan.

Farida menekankan bahwa keberhasilan koperasi sangat ditentukan oleh kualitas tata kelola. Dalam konteks ini, Kemenkop menyoroti tiga fokus utama penguatan Kopdes Merah Putih. Pertama, peningkatan kapasitas pengurus dan pengawas agar koperasi dikelola secara profesional, transparan, dan akuntabel. Kedua, penguatan konektivitas usaha koperasi dengan pasar, baik di tingkat lokal, nasional, maupun melalui platform digital. Ketiga, penguatan sinergi antara koperasi, pemerintah desa, dan pemerintah daerah agar Kopdes menjadi bagian integral dari perencanaan pembangunan desa.

Baca Juga:  GoTo Cetak Sejarah, Bukukan Laba Bersih Rp171 Miliar di Kuartal I 2026

Selain penguatan kelembagaan, Kemenkop juga mendorong pengawasan bersama melalui program Jaga Desa yang dijalankan secara kolaboratif dengan Kejaksaan Agung. Di tingkat desa, pengawasan operasional koperasi dilakukan secara partisipatif oleh warga sebagai anggota koperasi, sehingga akuntabilitas dan kepercayaan publik dapat terjaga.

Farida menilai keterlibatan aktif masyarakat dalam rapat anggota, pelaporan keuangan, serta pengawasan usaha merupakan kunci keberlanjutan Kopdes Merah Putih. Partisipasi ini sekaligus memperkuat posisi koperasi sebagai lembaga ekonomi milik bersama, bukan hanya milik pengurus.

Ia juga menyoroti peran strategis pemerintah desa, khususnya kepala desa, sebagai pembina koperasi. Pemerintah desa berfungsi sebagai fasilitator pembentukan dan legalitas Kopdes Merah Putih, penyedia sarana dan prasarana pendukung termasuk pemanfaatan aset desa, serta penggerak partisipasi masyarakat produktif. Kepala desa juga didorong untuk membangun kolaborasi antara BUMDes, koperasi, kelompok tani, nelayan, dan pelaku usaha desa lainnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum DPP Apdesi Surtawijaya menyatakan keyakinannya bahwa kolaborasi antara Apdesi dan Kemenkop akan terus diperkuat, khususnya dalam membangun dan mengembangkan Kopdes Merah Putih sebagai fondasi ekonomi desa yang inklusif dan berkelanjutan. (adi)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Farida Farichah
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp8.000, Buyback Melesat Rp16.000

18 Juli 2026 Ekonomi
Pasar Tembok Dukuh Surabaya

Pemkot Surabaya Siapkan 2.700 Stan Gratis bagi Pedagang Pasar Tumpah dan PKL, Relokasi Tanpa Biaya Sewa

12 Juli 2026 Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 6 Juli 2026 Stagnan

6 Juli 2026 Ekonomi
Gubernur Khofifah menggelar Pasar Murah ke-81 di Pasuruan untuk menjaga inflasi, memperkuat daya beli, membantu warga rentan, dan mendukung UMKM.

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-81 di Pasuruan, Perkuat Pengendalian Inflasi dan Dorong UMKM Lokal

6 Juli 2026 Ekonomi
Gubernur Khofifah menggelar Pasar Murah di Banyuwangi untuk mengendalikan inflasi, menjaga daya beli masyarakat, dan mendukung pelaku UMKM.

Gubernur Khofifah Perluas Pasar Murah hingga Banyuwangi, Perkuat Pengendalian Inflasi dan Jaga Daya Beli Masyarakat

4 Juli 2026 Ekonomi
Ilustrasi emas batangan (foto: Jingming Pan/unsplash)

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp11.000 per Gram, Simak Daftar Lengkap Pecahan Terbaru

3 Juli 2026 Ekonomi
Leave A Reply Cancel Reply

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp8.000, Buyback Melesat Rp16.000

18 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.