Penajam (beritajatim.id) — Setelah tiga hari pencarian intensif, Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan Moh Ali Maulana Yusuf (21), warga Desa Girimukti, Kecamatan Penajam, yang sebelumnya dilaporkan hilang di perairan Pantai Tanjung Jumlai. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, mengapung di laut pada Minggu pagi (20/4/2025), pukul 06.48 Wita.
Kapolres Penajam Paser Utara, AKBP Andreas Alek Danantara, melalui Kapolsek Penajam AKP Ridwan Harahap, membenarkan penemuan tersebut. Ia menjelaskan bahwa jenazah pertama kali ditemukan oleh seorang nelayan bernama Baharuddin saat tengah mencari ikan di sekitar rompon, atau sekitar 5,68 nautical mile dari bibir pantai. Lokasi penemuan berada di titik koordinat 1°29’29.85″S – 116°44’13.82″E.
“Benar, korban atas nama Moh Ali Maulana Yusuf telah ditemukan dalam kondisi mengapung. Proses evakuasi berlangsung lancar berkat kolaborasi tim SAR dan informasi cepat dari masyarakat,” ujar AKP Ridwan Harahap.
Proses Evakuasi Korban
Menerima laporan dari nelayan, Tim Reaksi Cepat BPBD Penajam Paser Utara bersama Basarnas Balikpapan, Sat Polairud, DPKP, serta sejumlah instansi lainnya, segera bergerak menuju lokasi dengan menggunakan dua unit speed boat. Korban ditemukan masih mengenakan pakaian terakhir yang dikenakan saat dilaporkan hilang, yakni kaos merah dan celana panjang coklat tua, sebagaimana keterangan dari pihak keluarga.
Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban dibawa ke posko operasi SAR sebelum akhirnya diserahkan kepada keluarga di rumah duka di RT 12 Desa Girimukti, Kecamatan Penajam.
Apresiasi kepada Seluruh Pihak Terlibat
AKP Ridwan Harahap menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pencarian dan evakuasi korban, termasuk warga sekitar yang secara aktif membantu sejak hari pertama operasi SAR dilakukan.
“Sinergi antara petugas dan masyarakat sangat membantu dalam keberhasilan proses pencarian ini. Kami juga turut menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga korban atas musibah ini,” tambahnya. Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dinyatakan selesai oleh pihak berwenang. (ted)


as a preferred source on Google




