Mojokerto (beritajatim.id) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh Pemerintah Kota Mojokerto. Dalam ajang Syariah Awards Jawa Timur 2025, Kota Mojokerto sukses meraih predikat Juara Umum setelah unggul di empat dari sebelas kategori yang dilombakan.
Empat kategori yang berhasil dimenangkan adalah Industri Halal, Keuangan Sosial Syariah, Kelembagaan Syariah, dan Inkubasi Usaha Syariah. Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian acara penutupan Festival Ekonomi Syariah (FESYAR) Jawa Timur 2025, yang digelar di Masjid Al Akbar Surabaya pada Minggu, 14 September 2025.
Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari, mengungkapkan rasa syukurnya atas penghargaan ini. Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil dari pembangunan ekonomi yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pendekatan sistem syariah.
“Apa yang telah dilakukan oleh Pemerintah Kota Mojokerto bersama berbagai pihak telah berhasil membangun ekosistem ekonomi syariah di daerah kami,” ujar Ika Puspitasari, yang akrab disapa Ning Ita.
Lebih lanjut, Ning Ita menjelaskan bahwa sejumlah program telah digulirkan untuk mendukung penguatan ekonomi syariah di Kota Mojokerto. Di antaranya adalah:
- Sertifikasi halal bagi pelaku UMKM,
- Pelatihan juru sembelih halal (Juleha),
- Penyediaan fasilitas Rumah Potong Hewan (RPH) dan Rumah Potong Unggas (RPU) bersertifikat halal.
Program-program tersebut menjadi bagian integral dalam membangun sistem ekonomi syariah yang terstruktur dan berkelanjutan.
Hasil Verifikasi Lapangan
Keberhasilan Kota Mojokerto tidak datang secara instan. Sebelum dinobatkan sebagai juara umum, kota ini telah melalui tahapan verifikasi lapangan oleh tim penilai dari Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS) Jawa Timur pada 18 Agustus 2025.
Tahapan ini menjadi bukti bahwa penghargaan yang diraih bukan hanya simbolik, tetapi juga merupakan hasil dari implementasi nyata program-program syariah di lapangan.
Ning Ita menambahkan bahwa capaian ini bukanlah akhir, melainkan menjadi bahan evaluasi dan edukasi bagi seluruh pihak untuk terus meningkatkan kualitas sistem ekonomi syariah di Kota Mojokerto.
“Syariah Awards ini menjadi cerminan dari apa yang sudah kita capai, sekaligus tantangan untuk terus berinovasi dan menjaga keberlanjutan ekosistem ekonomi syariah di masa depan,” tegasnya.
Dengan predikat juara umum Syariah Awards Jawa Timur 2025, Kota Mojokerto membuktikan diri sebagai pionir dalam pembangunan ekonomi syariah yang inklusif, berbasis komunitas, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat. Capaian ini sekaligus memperkuat posisi Kota Mojokerto sebagai kota yang progresif dalam mengintegrasikan nilai-nilai syariah dalam tata kelola pemerintahannya. (tin)


as a preferred source on Google




