Sihanoukville (beritajatim.id) – KRI Bima Suci, kapal perang kebanggaan TNI AL yang juga dikenal sebagai Indonesian Floating Ambassador, tiba di Sihanoukville Autonomous Port, Kamboja, pada Sabtu (17/8/2024). Kapal ini berlayar selama empat hari dalam etape ke-3 misi diplomasi dan pelatihan praktik Kartika Jala Krida 2024 (Satgas KJK 2024).
Selama tiga hari di Kamboja, KRI Bima Suci akan melaksanakan berbagai kegiatan penting, termasuk Upacara HUT ke-79 Kemerdekaan RI, kunjungan kehormatan ke Royal Cambodian Navy (RCN) dan Gubernur setempat, donor darah, display drumband GS Gita Jala Taruna AAL, Cocktail Party, Open Ship, serta pengisian bekal ulang.
Upacara HUT ke-79 RI akan dilaksanakan di Kedutaan Besar Republik Indonesia di Phnom Penh, dengan Duta Besar LBBP RI untuk Kerajaan Kamboja, Santo Darmosumarto, bertindak sebagai Inspektur Upacara.
Komandan KRI Bima Suci, Letkol Laut (P) Hastaria Dwi Prakoso, menekankan bahwa selain berfungsi sebagai kapal latih bagi Taruna Tingkat III AAL Angkatan Ke-71, KRI Bima Suci juga menjadi media untuk memperkenalkan seni dan budaya Indonesia di negara-negara yang dikunjungi. Kapal latih layar tiang tinggi ini menggantikan peran legendaris KRI Dewa Ruci, menonjolkan keindahan dan kekuatan maritim Indonesia.
KRI Bima Suci membawa 96 prajurit dan 189 Taruna Tingkat III AAL Angkatan Ke-71. Mereka akan menempuh pelayaran selama 90 hari, mengunjungi beberapa negara di Asia dan Eropa, dengan jarak tempuh mencapai 10.715 mil laut.
Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Muhammad Ali menyatakan bahwa misi diplomasi dan muhibah ini merupakan bagian dari upaya bangsa Indonesia untuk menciptakan persahabatan dan memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia. “Prajurit yang ditugaskan harus bangga karena mereka membawa kepercayaan besar dari negara,” tegas Kasal. (ted)


as a preferred source on Google




