Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»Ledakan Ikan Sapu-Sapu di Sungai Tercemar Jadi Alarm Ekologi, Dosen UNAIR Soroti Ancaman dan Solusi

Ledakan Ikan Sapu-Sapu di Sungai Tercemar Jadi Alarm Ekologi, Dosen UNAIR Soroti Ancaman dan Solusi

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono News 20 April 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Dosen Akuakultur Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga, Dr Veryl Hasan
Dosen Akuakultur Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga, Dr Veryl Hasan

Surabaya (beritajatim.id) – Fenomena ledakan populasi ikan sapu-sapu di sejumlah sungai perkotaan menjadi perhatian serius kalangan akademisi. Kondisi ini dinilai sebagai indikator kuat kerusakan ekosistem perairan akibat pencemaran yang semakin parah.

Dosen Akuakultur Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga, Dr Veryl Hasan, mengungkapkan bahwa dominasi ikan sapu-sapu banyak ditemukan di sungai dengan kualitas air yang buruk, termasuk di wilayah perkotaan seperti Jakarta. Spesies ini dikenal memiliki daya tahan tinggi terhadap lingkungan ekstrem, sehingga mampu bertahan saat ikan lain tidak mampu hidup.

Menurut Veryl, kondisi sungai yang tercemar berat membuat banyak ikan lokal mati atau bermigrasi. Situasi tersebut membuka ruang bagi ikan sapu-sapu untuk berkembang tanpa hambatan. Ia menjelaskan bahwa fenomena ini bukan karena peningkatan alami, melainkan akibat ketidakseimbangan ekosistem.

Ikan sapu-sapu sendiri merupakan spesies asal Amerika Selatan yang masuk ke Indonesia sebagai ikan asing. Di habitat aslinya, ikan ini tergolong biasa dan bahkan dapat dikonsumsi. Namun, ketika berada di perairan Indonesia, ikan tersebut berubah menjadi spesies invasif karena minimnya predator alami.

Selain dikenal tangguh, ikan sapu-sapu juga bersifat oportunis dalam mencari makan. Mereka memanfaatkan hampir semua sumber daya yang tersedia di sungai, mulai dari tumbuhan hingga organisme kecil. Hal ini menjadikannya kompetitor serius bagi ikan lokal dalam perebutan makanan dan ruang hidup.

Baca Juga:  796 Keluarga Berisiko Stunting di Mojokerto Terima Bantuan Pangan dari Pemkot

Veryl menilai bahwa dominasi ikan sapu-sapu merupakan tanda nyata ekosistem sungai yang tidak sehat. Di perairan dengan kualitas baik, populasi ikan ini cenderung terkendali karena adanya persaingan alami dengan berbagai jenis ikan lokal.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, ia menekankan pentingnya penegakan regulasi terkait larangan pelepasan ikan asing ke perairan umum. Menurutnya, aturan yang ada harus disertai pengawasan ketat dan implementasi nyata di lapangan agar efektif.

Selain aspek regulasi, perbaikan kualitas air sungai menjadi langkah utama yang tidak bisa diabaikan. Pengendalian limbah dan pencemaran dinilai krusial untuk memulihkan habitat alami. Dengan kondisi air yang membaik, ikan lokal berpeluang kembali berkembang dan menyeimbangkan ekosistem.

Sebagai langkah tambahan, penanganan populasi ikan sapu-sapu dapat dilakukan secara manual melalui penangkapan. Pemanfaatannya sebagai bahan baku tepung ikan untuk pakan juga dinilai sebagai solusi ekonomis sekaligus ekologis.

Veryl juga mengingatkan masyarakat untuk tidak sembarangan melepas ikan eksotik ke alam bebas. Tindakan tersebut berpotensi memperburuk kerusakan ekosistem yang sudah terjadi. Edukasi publik menjadi kunci agar kesadaran terhadap lingkungan semakin meningkat.

Fenomena ini sekaligus menjadi peringatan bahwa kesehatan sungai sangat bergantung pada perilaku manusia dalam menjaga lingkungan. Ledakan ikan sapu-sapu bukan sekadar persoalan spesies, melainkan cerminan krisis ekologis yang perlu segera ditangani secara menyeluruh. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026 News
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026 News
Polri dan Kepolisian RRT melakukan pertukaran buronan. Tiga WN China dipulangkan, sementara satu buron WNI diserahkan kepada Polri.

Polri dan Kepolisian RRT Tukar Buronan, Tiga WN China Dipulangkan dan Satu WNI Diserahkan ke Indonesia

15 Juli 2026 News
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Eri Cahyadi Benahi Layanan RSUD Soewandhie, Evaluasi Antrean Online, Farmasi hingga Kapasitas IGD

15 Juli 2026 News
Gubernur Khofifah melantik enam pejabat Pemprov Jatim dan menekankan transformasi digital, integritas, serta kolaborasi untuk meningkatkan pelayanan publik.

Khofifah Lantik Enam Pejabat Pemprov Jatim, Tekankan Transformasi Digital dan Integritas Pelayanan Publik

15 Juli 2026 News
Polresta Sidoarjo memberikan penyuluhan kepada siswa baru SMKN 1 Sidoarjo untuk membentuk karakter disiplin, taat hukum, dan peduli kamtibmas.

Polresta Sidoarjo Edukasi Siswa Baru SMKN 1 Sidoarjo agar Disiplin, Taat Hukum, dan Peduli Kamtibmas

15 Juli 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Berita Terbaru
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026

7 Makanan yang Bisa Membantu Meningkatkan Kualitas Sperma, Penting untuk Program Hami

16 Juli 2026

Setjen DPD RI Buka Program Magang Nasional 2026, Kuota 233 Orang dengan Uang Saku hingga Rp6 Juta

16 Juli 2026
Lionel Messi

Messi Antar Argentina Singkirkan Inggris dan Melaju ke Final Piala Dunia, Siap Tantang Spanyol

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.