Jakarta (beritajatim.id) – Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menekankan pentingnya ekonomi kreatif dikenali dan dipahami oleh masyarakat luas. Hal ini diperlukan agar ekonomi kreatif dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang signifikan di Indonesia.
“Potensi ekonomi kreatif sangat besar karena Indonesia memiliki kekayaan budaya, seni, dan kearifan lokal yang beragam di setiap daerah,” ujar Lestari dalam sambutannya pada kegiatan Sosialisasi Standar dan Sertifikasi Kompetensi SDM Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Acara ini diselenggarakan oleh Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan melalui Direktorat Standardisasi Kompetensi, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif di Semarang, Jawa Tengah.
Dalam acara tersebut hadir Yudistiro Bayu Aji (Ketua Tim Pengembangan Kapasitas – Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Ahli Muda Kemenparekraf), Moh. Rodhi (Anggota Fraksi NasDem DPRD Kota Semarang), Dessy Ismalian (Kepala Bidang Kesenian, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Semarang), Vera Damayanti (Master Assessor BNSP dan Master Trainer), serta para pelaku ekonomi kreatif di Semarang.
Lestari, yang juga anggota Komisi X DPR RI, menekankan bahwa sertifikasi untuk para pelaku ekonomi kreatif adalah langkah strategis dalam mengembangkan sektor ini di Indonesia.
Menurut Lestari, standarisasi penting untuk memastikan para pelaku ekonomi kreatif memahami peran mereka dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Ia juga menekankan bahwa pengembangan ekonomi kreatif tidak hanya tentang meningkatkan pendapatan, tetapi juga harus menjadi alat untuk melestarikan seni dan budaya, lingkungan, pariwisata, serta menggali gagasan baru dari kearifan lokal.
Catatan dari Kemenparekraf pada 2023 menunjukkan bahwa sektor ekonomi kreatif telah menyerap 23 juta tenaga kerja dengan perputaran uang mencapai Rp1.300 triliun. “Itu angka yang sangat signifikan,” tegas Lestari.
Lestari juga menambahkan bahwa ekonomi kreatif menawarkan peluang luas untuk pengembangan diri dan membuka lapangan kerja bagi generasi muda. “Dengan tekad dan kerja keras, generasi muda dapat meraih sukses melalui sektor ekonomi kreatif,” tutupnya. (hdl)


as a preferred source on Google




