Malang (beritajatim.id) – Arus mudik Lebaran 2026 membawa lonjakan signifikan jumlah kendaraan yang masuk ke wilayah Malang Raya. Data dari Polres Malang menunjukkan lebih dari 200 ribu kendaraan tercatat melintasi pintu keluar tol Singosari selama periode pengamanan Idul Fitri tahun ini.
Kapolres Malang, Muhammad Taat Resdi, mengungkapkan bahwa peningkatan volume kendaraan mencapai 33,46 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Jika pada Lebaran 2025 jumlah kendaraan tercatat sebanyak 155.786 unit, maka pada 2026 angkanya melonjak menjadi 207.915 kendaraan.
Lonjakan ini mencerminkan tingginya mobilitas masyarakat selama musim mudik dan libur Idul Fitri, khususnya menuju kawasan Malang Raya yang menjadi salah satu destinasi favorit di Jawa Timur.
Meski terjadi peningkatan arus lalu lintas yang cukup tajam, pihak kepolisian memastikan kondisi keamanan dan kelancaran tetap terkendali. Selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat dinilai tetap kondusif tanpa gangguan menonjol.
Pengamanan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada arus kendaraan, tetapi juga mencakup berbagai aspek keselamatan pengguna jalan. Hal ini terlihat dari relatif lancarnya lalu lintas di sejumlah titik strategis, termasuk jalur utama menuju kawasan wisata dan pusat kota.
Kapolres juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat serta masyarakat yang turut mendukung terciptanya situasi aman selama periode Ramadan hingga Idul Fitri. Kolaborasi tersebut dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas wilayah di tengah tingginya mobilitas.
Ke depan, kepolisian berkomitmen untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi berbagai agenda besar masyarakat. Langkah ini dilakukan guna memastikan keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Malang tetap terjaga, terutama saat menghadapi potensi lonjakan aktivitas serupa di masa mendatang. (tin)


as a preferred source on Google




