Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»Mahasiswa Untag Surabaya Ciptakan Alat Deteksi Kualitas Minyak Goreng Berbasis Fuzzy

Mahasiswa Untag Surabaya Ciptakan Alat Deteksi Kualitas Minyak Goreng Berbasis Fuzzy

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono News 15 Februari 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Mahasiswa Untag Surabaya Ciptakan Alat Deteksi Kualitas Minyak Goreng Berbasis Fuzzy

Surabaya (beritajatim.id) – Mahasiswa Teknik Elektro Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya, Adhitiya Dwijaya Ariyanto, berhasil menciptakan alat inovatif untuk mendeteksi kualitas minyak goreng. Alat ini mengandalkan metode fuzzy logic untuk menganalisis warna, kejernihan, dan bau minyak guna menentukan kelayakannya untuk digunakan kembali.

Penelitian ini menjadi bagian dari tugas akhir Adhitiya dan menarik perhatian dalam daftar calon wisudawan Untag Surabaya. Ia mengaku terinspirasi setelah menjalani magang di sebuah perusahaan minyak goreng saat masih berkuliah di Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS).

“Saya melihat minyak goreng tanpa pewarna memiliki warna kuning cerah, tetapi di rumah banyak ibu-ibu menggunakan minyak berkali-kali hingga berubah warna menjadi coklat pekat. Dari situ, saya mulai bertanya-tanya apakah perubahan ini berpengaruh pada kualitas minyak,” ujarnya, Sabtu (15/2/2025).

Penggunaan Sensor dan Metode Fuzzy Logic

Dengan bimbingan dosen Lutfi Agung Swarga, S.T., M.T., dan Ir. HM Balok Hariadi, M.Sc., Adhitiya mengacu pada standar kualitas minyak goreng yang diatur dalam Standar Nasional Indonesia (SNI). Ia memilih tiga parameter utama yang dapat diuji dengan alat sederhana, yaitu warna, kejernihan, dan bau.

“Ketiga parameter ini dapat dideteksi menggunakan sensor. Data dari sensor kemudian dianalisis dengan metode fuzzy logic untuk menentukan apakah minyak goreng masih layak pakai atau tidak,” jelasnya.

Fuzzy logic dipilih karena mampu mengolah berbagai variabel input untuk menghasilkan keputusan yang lebih akurat. Alat ini menggunakan tiga sensor utama:

  • Sensor warna untuk mendeteksi perubahan warna minyak,
  • Sensor kejernihan untuk mengukur tingkat transparansi,
  • Sensor gas untuk menganalisis bau minyak.
Baca Juga:  Untag Surabaya Resmi Buka Fakultas Kedokteran dengan Fokus Penanganan Penyakit Pernapasan

Proses pengembangan alat ini memakan waktu enam bulan, mencakup pembuatan perangkat keras, pemrograman mikrokontroler, serta pengembangan antarmuka grafis (GUI) menggunakan MATLAB.

Pengujian pada Berbagai Sampel Minyak Goreng

Adhitiya melakukan serangkaian pengujian terhadap minyak goreng baru hingga yang telah digunakan beberapa kali. Ia juga menggoreng berbagai jenis makanan, seperti telur, tahu, tempe, ayam, terong, dan ikan, untuk melihat pengaruhnya terhadap kualitas minyak.

“Hasilnya menunjukkan bahwa minyak yang digunakan untuk menggoreng ayam atau ikan lebih cepat keruh dibandingkan bahan lainnya karena kandungan lemak dan residu makanan tersebut,” ungkapnya.

Tantangan dan Harapan Pengembangan Alat

Meski menghadapi tantangan dalam pengumpulan sampel dan penyempurnaan alat, Adhitiya berhasil menyelesaikan studinya dalam 2,5 tahun dengan IPK 3,49. Sebagai mahasiswa kelas sore, ia harus membagi waktu antara kuliah, penelitian, dan pekerjaan.

Menurutnya, alat ini awalnya dirancang agar portable untuk mendukung pengawasan BPOM, terutama dalam memeriksa minyak goreng yang digunakan oleh pedagang kaki lima. Namun, karena keterbatasan, saat ini alat tersebut masih lebih cocok digunakan untuk skala rumah tangga.

Adhitiya berharap alat ini dapat dikembangkan lebih lanjut agar lebih praktis dan bermanfaat bagi masyarakat luas.

“Semoga alat ini bisa meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menggunakan minyak goreng yang sehat. Idealnya, minyak goreng hanya digunakan sekali saja untuk menjaga kualitas makanan dan kesehatan,” tutupnya. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Minyak Goreng Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026 News
Polres Pelabuhan Tanjungperak bersama Damkar Surabaya menyiram lahan jagung di Tambak Wedi untuk menghadapi ancaman kemarau panjang.

Polres Pelabuhan Tanjungperak Kerahkan Damkar Siram Lahan Jagung Hadapi Ancaman Kemarau

18 Juli 2026 News
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026 News
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026 News
Polri dan Kepolisian RRT melakukan pertukaran buronan. Tiga WN China dipulangkan, sementara satu buron WNI diserahkan kepada Polri.

Polri dan Kepolisian RRT Tukar Buronan, Tiga WN China Dipulangkan dan Satu WNI Diserahkan ke Indonesia

15 Juli 2026 News
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Eri Cahyadi Benahi Layanan RSUD Soewandhie, Evaluasi Antrean Online, Farmasi hingga Kapasitas IGD

15 Juli 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.