Jakarta (beritajatim.id) – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (Menko AHY), mengingatkan pentingnya kolaborasi lintas sektoral dan perhatian terhadap detail dalam mencapai pembangunan yang berkelanjutan. Hal ini disampaikan Menko AHY dalam acara Jam Pimpinan bersama jajaran pimpinan dan pegawai Kemenko Infra di Jakarta pada Sabtu, 16 November 2024.
Menko AHY menegaskan bahwa kesuksesan dalam melaksanakan tugas pemerintahan tidak hanya bergantung pada kinerja individu, tetapi juga pada kerja sama tim yang solid. “Saya memberikan ruang dan kepercayaan kepada setiap jajaran untuk menjalankan tugas mereka dengan penuh tanggung jawab. Namun, perhatian terhadap detail adalah yang membedakan organisasi unggul dari yang biasa saja,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Menko AHY juga mengingatkan bahwa pencapaian tujuan pembangunan infrastruktur dan kewilayahan memerlukan kolaborasi erat antar kementerian dan lembaga terkait. Tanpa kerja sama yang baik, sasaran pembangunan yang telah ditetapkan akan sulit tercapai. Oleh karena itu, sinergi antar lembaga dan pihak terkait lainnya sangat penting agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai dengan rencana.
Selain itu, Menko AHY menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara kehidupan kerja dan pribadi (work-life balance) bagi pegawai Kemenko Infra. “Produktivitas yang sesungguhnya adalah bagaimana kita dapat bekerja secara efisien dan tetap menjaga kesehatan. Ini sangat penting untuk menciptakan budaya kerja yang unggul,” tambahnya.
Menko AHY juga menjelaskan bahwa produktivitas bukan hanya soal bekerja lembur, melainkan bagaimana merencanakan pekerjaan dengan baik agar hasil optimal dapat dicapai dalam waktu terbatas tanpa mengorbankan kesehatan dan kesejahteraan pribadi. Hal ini diharapkan dapat mendorong terciptanya budaya kerja yang sehat dan berkelanjutan, yang pada gilirannya akan berkontribusi pada peningkatan kualitas hasil pembangunan.
Lebih lanjut, Menko AHY mengingatkan bahwa budaya kerja yang unggul tidak hanya mencakup efisiensi, tetapi juga bagaimana menciptakan lingkungan yang mendukung kesejahteraan pegawai. “Kerja keras harus tetap diimbangi dengan perhatian terhadap kualitas hidup. Inilah yang akan memastikan keberlanjutan dalam pencapaian tujuan pembangunan kita,” ujarnya.
Dengan semangat kolaborasi, perhatian terhadap detail, dan keseimbangan hidup yang baik, Menko AHY berharap agar seluruh jajaran Kemenko Infra dapat terus meningkatkan kinerjanya dalam mendukung pembangunan infrastruktur dan kewilayahan yang lebih baik bagi Indonesia. (hdl)


as a preferred source on Google




