Jakarta (beritajatim.id) – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menekankan pentingnya pengembangan kawasan industri yang lebih kompetitif dan berkelanjutan di tengah tantangan perekonomian global saat ini.
Dalam acara Malam Syukuran 36 Tahun Himpunan Kawasan Industri (HKI) dan peluncuran buku Perjalanan 50 Tahun Kawasan Industri Membangun Negeri, Menko Airlangga mengungkapkan peran penting kawasan industri dalam menarik investasi dan menciptakan lapangan kerja.
“Kawasan industri telah berkontribusi signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, baik di tingkat nasional maupun daerah. Namun, tantangan global terkait industri hijau dan keberlanjutan lingkungan memerlukan penyesuaian dalam pengembangan kawasan industri,” ujar Menko Airlangga yang hadir secara virtual.
Menko Airlangga menyebutkan bahwa pengembangan kawasan industri kini beralih ke model generasi keempat atau Smart Eco Industrial Park. Model ini mengutamakan pembangunan berkelanjutan, ekonomi sirkular, dan industri hijau yang diintegrasikan dengan teknologi modern.
“Dalam konteks persaingan global yang ketat, kawasan industri memainkan peran vital. Kita harus menghadapi berbagai tantangan seperti perang dagang, perubahan teknologi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia,” tambahnya.
Peluncuran buku “Perjalanan 50 Tahun Kawasan Industri Membangun Negeri” menandai tonggak penting yang tidak hanya merekam pencapaian masa lalu tetapi juga memberikan wawasan untuk pengembangan ke depan. Menko Airlangga berharap buku tersebut dapat menjadi referensi berharga dalam merumuskan kebijakan dan strategi masa depan.
“Saya mengajak semua pihak untuk terus bersinergi dan mendukung pengembangan kawasan industri melalui kebijakan dan program yang mendukung iklim investasi yang kondusif. Dengan kerja sama erat antara pemerintah, swasta, dan pelaku industri, kita dapat menciptakan kawasan industri yang lebih kompetitif dan berkelanjutan,” pungkas Menko Airlangga. (hdl)


as a preferred source on Google




