Surabaya (beritajatim.id) – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Abdullah Azwar Anas menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan menyederhanakan birokrasi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).
Hal ini disampaikan Anas dalam acara “Dialog Kebijakan Pengembangan Karir ASN” di Auditorium Gedung Research Center ITS, Senin (2/9/2024).
Acara yang dihadiri ratusan ASN, termasuk dosen dan tenaga kependidikan (tendik) ITS, dibuka oleh Rektor ITS Ir Bambang Pramujati ST MSc Eng PhD. Bambang menekankan pentingnya pengembangan karir ASN untuk meningkatkan kinerja dan produktivitas institusi.
“ITS berkomitmen kuat untuk terus mengembangkan kompetensi dan kapabilitas ASN-nya,” ujar Bambang.
Dalam sesi dialog, Dekan Fakultas Desain Kreatif dan Bisnis Digital (FDKBD) ITS, Ellya Zulaikha ST MSn PhD, menyampaikan kendala yang dihadapi dosen di bidang desain untuk meraih gelar profesor.
Meskipun banyak karya desain dari dosen ITS yang diakui secara internasional, mereka sering kali terhambat oleh persyaratan yang rumit dan kurang relevan.
Menanggapi hal ini, Menteri Anas berjanji untuk menyederhanakan birokrasi dalam proses kenaikan pangkat dosen, khususnya di bidang desain.
“Kami akan membuat regulasi yang lebih sederhana dan relevan untuk mempermudah dosen desain meraih gelar profesor,” tegas Anas.
Selain itu, Anas juga menjelaskan langkah-langkah yang telah diambil Kementerian PAN-RB dalam memangkas tahap penggunaan aplikasi publik milik pemerintah daerah.
Anas mendorong ITS untuk menjadi pionir dalam integrasi aplikasi, yang bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan aksesibilitas pelayanan publik di Indonesia.
“Mengoptimalkan aplikasi yang ada akan mempermudah masyarakat dalam mengakses pelayanan publik,” tutup Anas. (hdl)


as a preferred source on Google




