Jakarta (beritajatim.id) – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Bintang Puspayoga, menegaskan pentingnya pendidikan setara bagi anak-anak Indonesia yang bebas dari kekerasan seksual.
Dalam rangkaian perayaan Hari Anak Nasional, Kemen PPPA melaksanakan kegiatan Jelajah SAPA (Sahabat Perempuan dan Anak) di 11 titik wilayah Jadetabek, termasuk Sekolah Rakyat Ancol.
“Pemenuhan hak anak harus diupayakan oleh semua pihak, termasuk anak-anak yang memerlukan perlindungan khusus seperti mereka yang mengalami keterbatasan ekonomi atau kekerasan. Hak tumbuh kembang, perlindungan, partisipasi, dan pendidikan anak adalah tanggung jawab bersama, baik orang tua, guru, pemerintah, maupun dunia usaha,” kata Menteri PPPA.
Kesetaraan Pendidikan
Menteri PPPA menegaskan bahwa laki-laki dan perempuan memiliki hak yang sama dalam mengakses pendidikan, sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengamanatkan kesetaraan gender.
“Laki-laki dan perempuan berhak sama untuk mengakses pendidikan dan meraih cita-cita. Banyak tokoh perempuan inspiratif seperti R.A Kartini yang memperjuangkan emansipasi, sehingga perempuan sekarang memiliki kesempatan yang sama untuk belajar. Perempuan harus memanfaatkan peluang ini, bersekolah tinggi, dan tidak berpikir bahwa mereka hanya akan mengurus rumah tangga,” ujar Bintang Puspayoga.
Lingkungan Pendidikan yang Aman
Selain itu, Menteri PPPA menekankan pentingnya lingkungan pendidikan yang bebas dari kekerasan seksual. Sosialisasi dan advokasi tentang pencegahan kekerasan seksual dan pendidikan kesehatan reproduksi perlu dilakukan oleh berbagai pihak.
Dukungan Motivator Merry Riana
Motivator Merry Riana turut mendukung anak-anak Indonesia untuk berani bermimpi dan berusaha meraih cita-cita. Menurutnya, anak-anak harus berpikir positif dan menjaga semangat.
“Agar sukses, anak-anak harus berpikir baik, berprasangka baik, berucap baik, berperasaan baik, dan melakukan hal yang baik. Jika dilakukan setiap hari, usaha ini akan terakumulasi dan membawa kesuksesan,” kata Merry Riana.
Pengalaman Alumni Sekolah Rakyat Ancol
Anisa Humairoh, alumni Sekolah Rakyat Ancol, menyampaikan apresiasi terhadap kemudahan akses pendidikan di Sekolah Rakyat Ancol. Meski dengan keterbatasan ekonomi, ia bisa belajar hingga lulus, mengakses pendidikan tinggi, dan meraih cita-citanya.
“Saya berpesan kepada adik-adik di Sekolah Rakyat Ancol dan semua anak Indonesia untuk punya mimpi dan terus mengejar cita-cita kalian. Kami berharap para guru dan pemerintah memberikan pendampingan bagi generasi muda,” tutup Anisa. (hdl)


as a preferred source on Google




