Mojokerto (beritajatim.id) – Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari atau yang akrab disapa Ning Ita, meresmikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Meri 439 di Gedung Badan Gizi Nasional, Kota Mojokerto, Senin (15/9/2025) malam.
Dalam kesempatan itu, Ning Ita berharap SPPG Meri 439 mampu memberikan layanan makan bergizi seimbang kepada anak-anak sesuai kebutuhan usia mereka.
“Diharapkan SPPG Meri 439 ini bisa memenuhi kebutuhan makan bergizi gratis bagi anak-anak Kota Mojokerto. Dengan begitu, pemenuhan gizi mereka benar-benar seimbang sesuai kebutuhan berdasarkan usia,” ujarnya.
Perluas Jangkauan SPPG di Mojokerto
Ning Ita menegaskan kesiapan Pemkot Mojokerto untuk bersinergi dengan pemerintah pusat dalam menyukseskan program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG). Berdasarkan pemetaan, Kota Mojokerto memerlukan sekitar 7 hingga 9 SPPG, sementara saat ini baru tersedia 6 unit.
“Kami sudah menyampaikan tiga lokasi lahan aset milik Pemkot Mojokerto kepada pemerintah pusat untuk dimanfaatkan sebagai SPPG. Saat ini, kami menunggu keputusan pemerintah pusat mengenai lahan mana yang akan segera dibangun untuk SPPG berikutnya,” jelasnya.
Menurutnya, seluruh pihak memiliki tanggung jawab dalam mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia tersebut. Program MBG disebut sebagai langkah strategis mencetak generasi unggul dengan gizi seimbang menuju Indonesia Emas 2045.
Layani Ribuan Siswa Setiap Hari
Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Meri 439, Galuh Ajeng Bidasari, mengungkapkan bahwa fasilitas ini melayani 3.582 penerima manfaat setiap hari, yang terdiri dari siswa TK hingga SMA sederajat di 11 sekolah di Kota Mojokerto.
“SPPG Meri 439 merupakan salah satu dari enam SPPG yang sudah beroperasi di Kota Mojokerto. Setiap hari kami akan melayani sekitar kurang lebih 3.582 penerima manfaat dari siswa TK hingga SMA sederajat,” jelasnya.
Dengan peresmian SPPG Meri 439, Pemkot Mojokerto optimistis program MBG dapat menjangkau lebih banyak anak, sehingga mendukung tumbuh kembang generasi yang sehat, cerdas, dan siap menyongsong masa depan sebagai generasi emas. (tin)


as a preferred source on Google




