Kudus (beritajatim.com) — Cuaca ekstrem yang terjadi sejak awal tahun 2026 memicu banjir di sejumlah wilayah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah.
Bencana tersebut mengganggu aktivitas warga, membatasi akses di beberapa titik, serta memaksa sebagian masyarakat mengungsi ke lokasi yang lebih aman.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, PT Nojorono Tobacco International melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) menyalurkan bantuan kebutuhan pokok berupa ratusan paket sembako dan perlengkapan sanitasi.
Bantuan tersebut diserahkan secara langsung pada 21 Januari 2026 melalui sejumlah posko pengungsian di Kabupaten Kudus.
Adapun titik penyaluran bantuan meliputi Posko BPBD Kabupaten Kudus, Posko Jati Wetan, Posko Gulang, Posko Tanjungkarang, serta Posko Payaman. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban warga yang terdampak banjir dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari selama masa pemulihan.
CSR Department Head PT Nojorono Tobacco International, Dimas Handoko, menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat sekitar merupakan komitmen yang terus dijaga oleh perusahaan.
“Nojorono berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat terdampak. Bersama dengan dukungan dari pemerintah daerah setempat, kami berharap kondisi dapat segera pulih dan aktivitas warga kembali berjalan normal,” ujar Dimas dalam keterangannya.
Ia menambahkan, keterlibatan Nojorono dalam aksi kemanusiaan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan yang secara konsisten dijalankan.
“Bentuk kepedulian ini sudah menjadi bagian dari komitmen tanggung jawab kami bagi masyarakat sekitar,” pungkasnya.
Dengan sinergi antara dunia usaha, pemerintah daerah, dan masyarakat, diharapkan proses pemulihan pascabanjir di Kabupaten Kudus dapat berlangsung lebih cepat dan kondisi sosial ekonomi warga segera kembali normal. (ted)


as a preferred source on Google




