Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»Operasi Ketupat Semeru 2026: Polda Jatim Dirikan 238 Pos Pengamanan untuk Layani Arus Mudik Lebaran

Operasi Ketupat Semeru 2026: Polda Jatim Dirikan 238 Pos Pengamanan untuk Layani Arus Mudik Lebaran

Misti PrihatiniMisti Prihatini News 14 Maret 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Polda Jatim mendirikan 238 pos pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2026 di berbagai titik strategis untuk memastikan mudik Lebaran aman dan nyaman.
Polda Jatim mendirikan 238 pos pengamanan Operasi Ketupat Semeru 2026 di berbagai titik strategis untuk memastikan mudik Lebaran aman dan nyaman.

Surabaya (beritajatim.id) – Kepolisian Daerah Jawa Timur menyiapkan ratusan pos pengamanan guna memastikan kelancaran dan keamanan arus mudik serta arus balik Lebaran 2026. Sebanyak 238 pos pengamanan didirikan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 yang digelar di seluruh wilayah provinsi tersebut.

Pos-pos tersebut terdiri dari 172 Pos Pengamanan (Pospam), 45 Pos Pelayanan (Posyan), dan 21 Pos Terpadu yang ditempatkan di berbagai titik strategis untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat selama periode mudik.

Kebijakan ini disampaikan oleh Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Jawa Timur, Jules Abraham Abast, saat melakukan pengecekan Pos Terpadu di kawasan Pelabuhan Tanjung Perak pada Jumat (13/3/2026).

Menurut Abast, penempatan pos pengamanan dilakukan berdasarkan pemetaan wilayah yang memiliki potensi kerawanan keamanan maupun kepadatan arus lalu lintas selama musim mudik.

Pospam Fokus Antisipasi Kemacetan dan Keamanan

Pos Pengamanan (Pospam) ditempatkan di titik-titik yang dinilai rawan gangguan keamanan serta lokasi dengan tingkat kepadatan lalu lintas tinggi yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.

Keberadaan pos tersebut diharapkan dapat memperkuat pengawasan sekaligus mempercepat respons petugas terhadap berbagai potensi gangguan selama arus mudik berlangsung.

Selain pengamanan lalu lintas, petugas juga akan melakukan patroli serta pengaturan kendaraan untuk meminimalkan kemacetan di jalur utama mudik.

Pos Pelayanan Sediakan Layanan bagi Pemudik

Sementara itu, Pos Pelayanan (Posyan) didirikan di lokasi dengan mobilitas masyarakat tinggi seperti kawasan wisata, pelabuhan, terminal, bandara, rest area, serta pusat keramaian lainnya.

Baca Juga:  Pemkab Nganjuk Buka Program Mudik Gratis 2025, Ini Cara Daftarnya!

Di pos tersebut, petugas memberikan berbagai layanan kepada masyarakat, mulai dari layanan kepolisian, informasi perjalanan, hingga bantuan kesehatan bagi pemudik yang membutuhkan.

Pelayanan ini dilakukan melalui kerja sama lintas sektor yang melibatkan berbagai instansi terkait, termasuk tenaga medis dan relawan.

Pos Terpadu Jadi Pusat Koordinasi Operasi

Adapun Pos Terpadu ditempatkan di pusat kota atau titik keramaian strategis yang memudahkan koordinasi antarpetugas selama pelaksanaan operasi.

Pos ini berfungsi sebagai pusat pengendalian operasional yang mengintegrasikan berbagai unsur pengamanan dan pelayanan selama masa mudik dan arus balik Lebaran.

Langkah ini juga merupakan bagian dari strategi pengamanan nasional yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia dalam rangka Operasi Ketupat.

Antisipasi Berbagai Momentum Keagamaan

Menurut Abast, Operasi Ketupat 2026 memiliki tantangan tersendiri karena beberapa momentum keagamaan berlangsung dalam periode yang hampir bersamaan.

Selain bulan Ramadan dan Idulfitri, masyarakat juga akan merayakan Hari Raya Nyepi serta Tahun Baru Saka bagi umat Hindu.

Situasi tersebut membuat aparat kepolisian harus meningkatkan koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan agar seluruh kegiatan masyarakat dapat berlangsung aman dan tertib.

Kebijakan ini sejalan dengan arahan Kapolri Listyo Sigit Prabowo yang menekankan pentingnya pengamanan terpadu selama masa mudik nasional.

Masyarakat Diminta Manfaatkan Layanan Pos Mudik

Polda Jawa Timur juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan pos pengamanan maupun pos pelayanan yang telah disediakan jika membutuhkan bantuan selama perjalanan.

Baca Juga:  Satpol PP Surabaya Dorong SOP Ketat untuk Rumah Hiburan, Cegah Kecelakaan Akibat Alkohol

Selain itu, masyarakat dapat melaporkan kejadian darurat atau tindak kriminal melalui layanan call center Polri 110 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam.

Dengan penyebaran ratusan pos pengamanan tersebut, aparat berharap perjalanan mudik Lebaran tahun ini dapat berlangsung lebih aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (tin)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
mudik Lebaran Operasi Ketupat Polda Jawa Timur
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026 News
Polres Pelabuhan Tanjungperak bersama Damkar Surabaya menyiram lahan jagung di Tambak Wedi untuk menghadapi ancaman kemarau panjang.

Polres Pelabuhan Tanjungperak Kerahkan Damkar Siram Lahan Jagung Hadapi Ancaman Kemarau

18 Juli 2026 News
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026 News
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026 News
Polri dan Kepolisian RRT melakukan pertukaran buronan. Tiga WN China dipulangkan, sementara satu buron WNI diserahkan kepada Polri.

Polri dan Kepolisian RRT Tukar Buronan, Tiga WN China Dipulangkan dan Satu WNI Diserahkan ke Indonesia

15 Juli 2026 News
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Eri Cahyadi Benahi Layanan RSUD Soewandhie, Evaluasi Antrean Online, Farmasi hingga Kapasitas IGD

15 Juli 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.