Madiun (beritajatim.id) – Satlantas Polres Madiun Kota, dalam rangka Operasi Patuh Semeru 2024, menggelar kampanye keselamatan berlalu lintas di Alun-Alun Kota Madiun pada Kamis (25/7/2024).
Kampanye ini melibatkan ojek online (ojol) sebagai mitra untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pengguna jalan.
Kegiatan dimulai dengan konvoi keselamatan yang dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Madiun Kota, AKP Nanang Cahyono, dari kantor Satlantas menuju Alun-Alun Kota Madiun. Sesampainya di lokasi, tim gabungan dari kepolisian, Bapenda Jatim, dan Jasa Raharja melaksanakan penindakan serta imbauan kepada pengguna jalan.
Dalam kegiatan ini, pengguna jalan yang tertib mendapatkan reward berupa cinderamata, coklat, dan bingkisan. Sebaliknya, pelanggar lalu lintas dikenakan sanksi tilang di tempat dan blangko teguran. Pengendara yang menggunakan helm tidak standar juga menerima helm SNI sebagai pengganti.
Kapolres Madiun Kota, AKBP Agus Dwi Suryanto, melalui Kasat Lantas AKP Nanang Cahyono, menyatakan bahwa kampanye ini bertujuan untuk mendidik masyarakat, khususnya pengguna jalan, agar lebih patuh terhadap peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.
“Kegiatan ini merupakan inisiatif ojol yang ingin berkontribusi dalam operasi ini, dengan fokus pada sosialisasi keselamatan berlalu lintas,” ungkapnya.
Dalam operasi hari ini, kepolisian menindak 35 pelanggar yang meliputi tidak membawa kelengkapan surat kendaraan dan pajak kendaraan mati. Bapenda Jatim turut berperan dalam menyosialisasikan pemutihan pajak kendaraan.
Operasi Patuh Semeru 2024 dilaksanakan selama dua pekan, dari 15 hingga 28 Juli 2024. Fokus utama operasi ini meliputi sepuluh sasaran prioritas, seperti berboncengan lebih dari satu orang, pengendara di bawah umur, serta pelanggaran lain seperti tidak menggunakan helm SNI, tidak memakai safety belt, dan penggunaan ponsel saat berkendara. (hdl)


as a preferred source on Google




