Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»RI Siapkan 15 Ribu Pekerja Migran untuk Turki di 2026, Mayoritas di Sektor Perhotelan

RI Siapkan 15 Ribu Pekerja Migran untuk Turki di 2026, Mayoritas di Sektor Perhotelan

Hendra BrataHendra Brata News 29 Juli 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Ilustrasi Kota Ankara di Turki (foto: Beyzanur K./unsplash)
Ilustrasi Kota Ankara di Turki (foto: Beyzanur K./unsplash)

Jakarta (beritajatim.id) — Pemerintah Indonesia menargetkan penempatan 15.000 pekerja migran ke Turki pada tahun 2026, sebagai bagian dari penguatan kerja sama ketenagakerjaan internasional. Peluang ini sebagian besar berada di sektor pekerja musiman (seasonal worker), terutama di bidang perhotelan, dengan masa kerja antara 6 hingga 8 bulan.

Informasi ini disampaikan oleh Wakil Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (Wamen P2MI) Christina Aryani dalam keterangan pers di Jakarta, Senin (28/7), usai melakukan pertemuan daring dengan Duta Besar RI untuk Turki, Achmad Rizal Purnama.

Christina menjelaskan bahwa dari total 15 ribu peluang kerja, sektor perhotelan musiman menjadi yang paling dominan, mengikuti siklus musim wisata di Turki. Saat musim liburan berakhir, operasional hotel akan ditutup sementara, sehingga durasi kerja bersifat terbatas.

“Informasi tentang masa kerja musiman ini harus disampaikan sejak awal kepada calon pekerja, agar tidak terjadi salah persepsi di kemudian hari,” tegas Christina.

Selain sektor perhotelan, pekerja domestik juga menjadi prioritas, termasuk posisi nanny (pengasuh anak), perawat lansia, dan perawat orang sakit. Tak hanya itu, sektor konstruksi di Turki pun membutuhkan tambahan tenaga kerja asing, termasuk dari Indonesia.

Kerja Sama dengan Agensi dan Seleksi Ketat P3MI

Untuk menjamin kelancaran dan integritas proses penempatan, KBRI Ankara telah mengidentifikasi empat agensi besar di Turki yang siap berkolaborasi. Sementara di Indonesia, pemerintah melalui KP2MI (Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia) akan melakukan seleksi ulang terhadap puluhan P3MI (Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia) yang sebelumnya terdaftar menempatkan tenaga kerja ke Turki.

Baca Juga:  Surabaya-Sidoarjo Perkuat Aglomerasi, Wali Kota Eri Cahyadi Dorong Konektivitas Jalan dan Ekonomi

“Satu insiden di satu hotel bisa terdengar ke seluruh jaringan agensi. Reputasi pekerja migran kita harus dijaga dengan penempatan profesional dan sesuai standar,” jelas Christina.

Christina juga menyebutkan akan menjadwalkan pertemuan dengan Dubes Turki untuk RI di Jakarta, guna mempercepat proses administratif, khususnya dalam penerbitan visa kerja yang selama ini menjadi hambatan utama.

Untuk mengawal implementasi skema ini, pemerintah akan membentuk tim teknis gabungan antara Kementerian P2MI dan KBRI Ankara. Tim ini akan menyusun kerangka waktu pelaksanaan, mekanisme rekrutmen, serta skema pendampingan selama masa kerja di Turki.

“Masa kerja direncanakan mulai April hingga November 2026. Maka proses rekrutmen harus dimulai dari Agustus hingga Desember tahun ini. Dalam dua minggu ke depan, kami akan bertemu lagi untuk finalisasi,” ujar Christina.

Komitmen Pemerintah untuk Transparansi dan Perlindungan

Di sisi lain, Dubes RI untuk Turki, Achmad Rizal Purnama, menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan proses verifikasi job order dalam waktu maksimal dua pekan, asalkan semua persyaratan dipenuhi oleh pihak agensi dan calon pekerja.

“Ini adalah bukti keseriusan pemerintah menciptakan skema penempatan pekerja migran yang tidak hanya fokus pada peluang kerja, tapi juga menjamin aspek pelindungan, transparansi, dan tata kelola yang adil,” tutur Rizal.

Dengan terbukanya peluang kerja di Turki hingga 15 ribu posisi, Indonesia menghadapi peluang besar sekaligus tantangan dalam memastikan proses penempatan dilakukan dengan standar tinggi dan perlindungan menyeluruh. Pemerintah kini tengah berpacu dengan waktu agar semua tahapan rekrutmen dapat dimulai dan diselesaikan tepat waktu. (hen/ted)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
pekerja migran indonesia Turki
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026 News
Polres Pelabuhan Tanjungperak bersama Damkar Surabaya menyiram lahan jagung di Tambak Wedi untuk menghadapi ancaman kemarau panjang.

Polres Pelabuhan Tanjungperak Kerahkan Damkar Siram Lahan Jagung Hadapi Ancaman Kemarau

18 Juli 2026 News
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026 News
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026 News
Polri dan Kepolisian RRT melakukan pertukaran buronan. Tiga WN China dipulangkan, sementara satu buron WNI diserahkan kepada Polri.

Polri dan Kepolisian RRT Tukar Buronan, Tiga WN China Dipulangkan dan Satu WNI Diserahkan ke Indonesia

15 Juli 2026 News
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Eri Cahyadi Benahi Layanan RSUD Soewandhie, Evaluasi Antrean Online, Farmasi hingga Kapasitas IGD

15 Juli 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.