Jakarta (beritajatim.id) – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai melakukan penataan kawasan Barito, Jakarta Selatan, sebagai bagian dari pembangunan Taman Bendera Pusaka.
Dalam proses tersebut, Pemprov memberikan berbagai kemudahan bagi pedagang yang selama ini beraktivitas di kawasan tersebut.
Sejumlah fasilitas yang disiapkan antara lain relokasi ke pasar-pasar yang dikelola Perumda Pasar Jaya, pembebasan biaya sewa selama tiga bulan di lokasi baru, serta kebebasan bagi pedagang untuk memilih pasar relokasi sesuai kebutuhan dan kenyamanan mereka.
Pilihan Pasar Relokasi
Beberapa pasar yang ditawarkan sebagai lokasi relokasi meliputi Pasar Mampang Prapatan, Pondok Labu, Pondok Indah, Tebet Barat, Tebet Timur, Bata Putih, dan Kebayoran Lama.
Direktur Utama Perumda Pasar Jaya, Agus Himawan, menegaskan kesiapan pihaknya dalam mendukung kebijakan Pemprov DKI Jakarta terkait penataan kawasan Barito.
“Karena ini program Pemprov DKI Jakarta, Pasar Jaya siap mendukung apa yang diminta dan mendukung kebijakan Pemprov atau OPD terkait. Kami menyiapkan beberapa pilihan pasar sebagai lokasi relokasi, dan sebagai bentuk dukungan, pedagang yang pindah akan dibebaskan biaya sewa selama tiga bulan,” ujar Agus di Jakarta.
Relokasi Terkoordinasi
Agus menjelaskan, proses relokasi akan dilakukan secara terkoordinasi bersama Wali Kota Jakarta Selatan dan perangkat daerah terkait. Pendataan pedagang yang siap pindah sedang berlangsung untuk memastikan proses berjalan lancar.
“Kami bantu sepenuhnya untuk kepentingan pedagang, mulai dari pemilihan lokasi hingga kepindahan ke tempat baru. Saat ini kami masih melakukan koordinasi terkait daftar pedagang yang akan direlokasi,” pungkasnya.
Penataan kawasan Barito diharapkan dapat meningkatkan kualitas lingkungan sekaligus memberikan ruang usaha yang lebih tertata bagi para pedagang, sejalan dengan pembangunan Taman Bendera Pusaka sebagai ikon baru Jakarta Selatan. (hen/hdl)


as a preferred source on Google




