Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»4.000 Pohon Ditanam di Kawasan Rawan Tanah Gerak Sempu Pasuruan, Upaya Pulihkan 26 Hektare Lahan Kritis

4.000 Pohon Ditanam di Kawasan Rawan Tanah Gerak Sempu Pasuruan, Upaya Pulihkan 26 Hektare Lahan Kritis

Adi AtmaAdi Atma News 11 Februari 2026
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Pemkab Pasuruan bersama lintas sektor tanam 4.000 pohon di Sempu, Purwodadi, untuk pulihkan 26 hektare lahan kritis dan cegah tanah gerak.
Pemkab Pasuruan bersama lintas sektor tanam 4.000 pohon di Sempu, Purwodadi, untuk pulihkan 26 hektare lahan kritis dan cegah tanah gerak.

Pasuruan (beritajatim.id) – Upaya pemulihan lahan kritis dan mitigasi bencana terus digencarkan di Kabupaten Pasuruan. Sebanyak 4.000 pohon ditanam dalam aksi tanam dan pelihara pohon di lahan rawan tanah gerak di Dusun Sempu, Desa Cowek, Kecamatan Purwodadi.

Kegiatan ini melibatkan masyarakat bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan, DPRD, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH), pegiat lingkungan, Perhutani, TNI, Polri, hingga sektor swasta. Kolaborasi lintas sektor tersebut difokuskan pada kawasan yang dinilai memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap pergerakan tanah.

Kawasan Rawan Tanah Gerak

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Pasuruan, Syaifudin Ahmad, menjelaskan bahwa berdasarkan kajian BPBD Provinsi Jawa Timur, kawasan Sempu tergolong rawan tanah gerak. Kondisi ini menuntut langkah mitigasi yang konkret dan berkelanjutan.

Menurutnya, saat ini terdapat lebih dari 26 hektare lahan kritis di wilayah tersebut. Penanaman ribuan pohon menjadi salah satu strategi untuk memperkuat struktur tanah sekaligus mengurangi potensi longsor dan kerusakan lingkungan.

Syaifudin menekankan bahwa gerakan ini tidak berhenti pada penanaman semata, melainkan juga mencakup pemeliharaan agar pohon dapat tumbuh optimal dan memberikan manfaat jangka panjang, termasuk nilai ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Rehabilitasi Berkelanjutan

Administratur Perhutani KPH Pasuruan, Ivan Cahyo Susanto, menyampaikan bahwa rehabilitasi lahan kritis akan terus dilaksanakan secara bertahap. Ia menilai dukungan berbagai pihak menjadi faktor kunci keberhasilan pemulihan kawasan hutan dan lahan perlindungan tersebut.

Baca Juga:  RiYoLC 2024: Pemuda Riau jadi Juara Lewat Inovasi Masa Depan Berkelanjutan

Kawasan Sempu, lanjut Ivan, memiliki fungsi penting sebagai area perlindungan yang berperan menjaga keselamatan masyarakat dari ancaman bencana alam. Karena itu, penanaman pohon menjadi langkah utama dalam memperbaiki kondisi ekosistem yang telah terdegradasi.

Dunia Usaha Turut Berkontribusi

Partisipasi sektor swasta juga menjadi bagian penting dalam aksi ini. Perwakilan perusahaan, Syaiful, menyebut keterlibatan dunia usaha sebagai bentuk tanggung jawab terhadap kelestarian lingkungan. Kawasan tersebut diketahui menjadi salah satu sumber air yang turut dimanfaatkan untuk kebutuhan industri.

Kehadiran berbagai elemen masyarakat dan institusi dalam kegiatan ini memperlihatkan pendekatan gotong royong dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meminimalkan risiko bencana.

Mitigasi Bencana Berbasis Kolaborasi

Penanaman 4.000 pohon di Dusun Sempu diharapkan menjadi langkah awal dari gerakan rehabilitasi yang lebih luas di Kabupaten Pasuruan. Selain memperbaiki tutupan lahan, kegiatan ini juga diarahkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga keseimbangan lingkungan.

Dengan kondisi geografis yang rawan tanah gerak, penguatan vegetasi dinilai sebagai solusi jangka panjang dalam mengurangi risiko bencana sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya alam.

Pemkab Pasuruan memastikan program rehabilitasi lahan kritis akan terus dilanjutkan melalui sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha demi menciptakan lingkungan yang lebih aman dan berkelanjutan. (adi)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Pasuruan Perhutani
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026 News
Polres Pelabuhan Tanjungperak bersama Damkar Surabaya menyiram lahan jagung di Tambak Wedi untuk menghadapi ancaman kemarau panjang.

Polres Pelabuhan Tanjungperak Kerahkan Damkar Siram Lahan Jagung Hadapi Ancaman Kemarau

18 Juli 2026 News
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026 News
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026 News
Polri dan Kepolisian RRT melakukan pertukaran buronan. Tiga WN China dipulangkan, sementara satu buron WNI diserahkan kepada Polri.

Polri dan Kepolisian RRT Tukar Buronan, Tiga WN China Dipulangkan dan Satu WNI Diserahkan ke Indonesia

15 Juli 2026 News
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Eri Cahyadi Benahi Layanan RSUD Soewandhie, Evaluasi Antrean Online, Farmasi hingga Kapasitas IGD

15 Juli 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.