Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»Perak Jadi Primadona Baru: Potensi Lonjakan Harga Lebih Eksplosif dari Emas

Perak Jadi Primadona Baru: Potensi Lonjakan Harga Lebih Eksplosif dari Emas

Agathon AgnarAgathon Agnar News 17 Oktober 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Surabaya (beritajatim.id) – Di tengah sorotan pasar yang masih tertuju pada emas, logam mulia lain kini mencuri perhatian investor global. Perak (XAG) perlahan membangun momentum dan disebut-sebut memiliki potensi lonjakan harga yang jauh lebih tinggi dibanding emas dalam waktu dekat.

Selama ini, perak kerap disebut sebagai “emasnya orang miskin”. Namun kini, sebutan itu mulai bergeser. Perak justru berada di pusat perubahan besar yang didorong oleh revolusi teknologi hijau dan pergeseran sistem moneter global.

Dalam dunia investasi, perak kini tak lagi sekadar instrumen spekulatif. Kenaikan harga perak merefleksikan kondisi fundamental: terjadinya defisit pasokan struktural yang dipicu oleh permintaan industri yang terus meningkat, sementara produksinya cenderung stagnan.

Bagi investor strategis, memahami dinamika ini menjadi kunci untuk membuka peluang keuntungan jangka panjang.

Kekuatan terbesar dari investasi perak terletak pada permintaan industrinya yang tidak bisa ditawar. Sebagai konduktor listrik terbaik di dunia, perak menjadi material penting dalam berbagai sektor; mulai dari perangkat elektronik, teknologi AI, hingga infrastruktur masa depan.

Ledakan penggunaan kecerdasan buatan (AI) dan jaringan 5G menciptakan lapisan permintaan baru yang signifikan. Misalnya, sebuah pusat data berbasis AI membutuhkan jumlah perak yang jauh lebih besar dibanding pusat data konvensional. Hal ini membuat perak menjadi komoditas vital bagi era digital yang sedang tumbuh pesat.

Baca Juga:  Polda Metro Jaya Larang Sahur on The Road Demi Keamanan Selama Ramadan

Katalis terbesar dari kenaikan harga perak adalah transisi menuju energi bersih. Setiap panel surya dan kendaraan listrik (EV) yang diproduksi di dunia membutuhkan perak sebagai komponen utama.

Faktanya, sektor fotovoltaik (PV) dan kendaraan listrik kini menyerap hampir 25% dari total pasokan tambang perak global setiap tahun. Permintaan ini bersifat non-negotiable karena didorong oleh target iklim dunia serta kebijakan pemerintah berbagai negara.

Kondisi tersebut menciptakan dasar harga (price floor) yang kokoh sesuatu yang jarang dimiliki oleh komoditas lain.

Sementara permintaan terus naik, pasokan perak justru sulit beradaptasi. Sekitar 70% produksi perak dunia berasal dari tambang logam lain seperti tembaga dan seng, menjadikannya produk sampingan (byproduct).

Artinya, peningkatan produksi perak tidak otomatis terjadi meski harganya naik, karena lebih bergantung pada harga logam utama seperti tembaga atau seng. Ketidakseimbangan inilah yang menciptakan volatilitas ekstrem di pasar perak.

Para analis memperingatkan bahwa harga perak bisa bergerak 1,5 hingga 1,7 kali lebih cepat dibanding emas, menjadikannya aset yang berisiko tinggi sekaligus berpotensi memberikan keuntungan besar bagi investor yang siap menghadapi fluktuasi pasar.

Dengan kombinasi antara permintaan industri yang meningkat, transisi energi hijau, dan pasokan yang terbatas, perak kini menempati posisi strategis sebagai salah satu aset paling menjanjikan di pasar komoditas global.

Bagi investor cerdas, memahami siklus dan dinamika investasi perak bukan hanya soal mengikuti tren, tetapi tentang melihat potensi jangka panjang dari logam yang selama ini diremehkan. (aga)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
harga perak investasi perak logam perak perak permintaan industri perak
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026 News
Polres Pelabuhan Tanjungperak bersama Damkar Surabaya menyiram lahan jagung di Tambak Wedi untuk menghadapi ancaman kemarau panjang.

Polres Pelabuhan Tanjungperak Kerahkan Damkar Siram Lahan Jagung Hadapi Ancaman Kemarau

18 Juli 2026 News
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026 News
Polres Mojokerto Kota memperkuat sinergi dengan masyarakat melalui Silaturahmi Kamtibmas, mendorong keamanan, pelayanan publik, dan keselamatan berlalu lintas.

Polres Mojokerto Kota Perkuat Sinergi dengan Warga Lewat Silaturahmi Kamtibmas dan Ajak Jaga Keamanan Bersama

16 Juli 2026 News
Polri dan Kepolisian RRT melakukan pertukaran buronan. Tiga WN China dipulangkan, sementara satu buron WNI diserahkan kepada Polri.

Polri dan Kepolisian RRT Tukar Buronan, Tiga WN China Dipulangkan dan Satu WNI Diserahkan ke Indonesia

15 Juli 2026 News
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi

Eri Cahyadi Benahi Layanan RSUD Soewandhie, Evaluasi Antrean Online, Farmasi hingga Kapasitas IGD

15 Juli 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Khofifah meninjau Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Banyuwangi yang progres pembangunannya mencapai 88,7 persen dan ditargetkan segera beroperasi.

Khofifah Tinjau Sekolah Rakyat Terintegrasi Banyuwangi, Progres Hampir Rampung untuk Generasi Emas 2045

18 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.