Sepatin (beritajatim.id) – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) bertajuk Sekolah Negeri Terapung.
Melalui program ini, PHM menggelar lokakarya bertema Strategi Peningkatan Numerasi yang diadakan di SMP Negeri 6 Anggana, Desa Sepatin, Kecamatan Anggana, Kalimantan Timur.
Lokakarya ini diikuti oleh 28 guru dan kepala sekolah dari 11 SMP dan SMA sederajat se-Kecamatan Anggana. Kegiatan ini menjadi bagian dari agenda bulanan yang difasilitasi oleh Komunitas Belajar Kukar Pintar Idaman Pertamina Hulu Mahakam Anggana (KBKPI PHM Anggana), sebagai wadah pengembangan kompetensi tenaga pendidik di wilayah operasi perusahaan.
Program Sekolah Negeri Terapung merupakan hasil kolaborasi antara PHM dan para Guru Penggerak dari Indonesia Mengajar. Kegiatan ini dirancang sebagai ruang belajar bersama, forum berbagi praktik baik antarpendidik, serta tempat mencari solusi atas tantangan pengajaran, khususnya di daerah terpencil yang hanya dapat diakses melalui jalur perairan.
Siti, salah satu guru peserta lokakarya sekaligus anggota KBKPI PHM Anggana, mengungkapkan antusiasmenya terhadap kegiatan ini.
“Materinya sangat menarik, aplikatif, dan disampaikan dengan sabar. Kami juga jadi memahami tantangan guru di sekolah-sekolah yang aksesnya hanya melalui jalur laut. Ini sangat membuka wawasan,” ujar Siti.
Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari PHM. Frans Alexander A Hukom, selaku Head of Communication, Relations, dan CID Zona 8, menyampaikan apresiasinya terhadap semangat para pendidik yang tetap antusias menimba ilmu meski harus melintasi muara Sungai Mahakam.
“Kami percaya bahwa pendidikan yang kuat dimulai dari guru yang terus belajar. Melalui inisiatif ini, kami berharap dapat menjadi mitra strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah operasi kami,” jelas Frans.
Ia menambahkan bahwa kegiatan ini sejalan dengan komitmen PHM dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya Tujuan 4: Pendidikan Berkualitas, melalui pemerataan akses pelatihan guru.
Program Sekolah Negeri Terapung tidak hanya fokus pada pelatihan tenaga pendidik, tetapi juga menyediakan sarana belajar, memperkuat ekosistem pendidikan, serta mendekatkan layanan pendidikan ke wilayah perairan dan pesisir Mahakam yang tergolong sulit dijangkau.
PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) merupakan anak usaha PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) di Zona 8 yang menjalankan kegiatan hulu migas di Wilayah Kerja Mahakam. PHM juga dikenal aktif menjalankan program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang inovatif di berbagai bidang, termasuk ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan infrastruktur, demi mendukung pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. (hen/hdl)


as a preferred source on Google




