Surabaya (beritajatim.id) – Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Timur, Adhy Karyono, menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI) Jatim periode 2024-2029 di Hotel Mercure Surabaya Grand Mirama.
Dalam sambutannya, Adhy mengajak MUKI Jatim untuk bersinergi dalam membangun moderasi beragama di Jawa Timur dengan pendekatan spiritual yang mengutamakan kasih, kebenaran, dan kesetaraan.
Mengusung tema “Berjuang Bersama Komponen Bangsa Menuju Indonesia Unggul, Menegakkan Kasih, Kebenaran, dan Kesetaraan”, Adhy berharap MUKI Jatim dapat terus berkontribusi dalam membangun masyarakat Jawa Timur. “Ini adalah panggilan bagi kita semua untuk bahu-membahu dalam membangun negeri yang kita cintai,” ujarnya.
Adhy menambahkan, Jawa Timur, sebagai salah satu provinsi terbesar di Indonesia dengan keragaman suku, budaya, dan agama, memiliki Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) yang baik. Data Kementerian Agama RI mencatat, KUB Jatim pada tahun 2023 mencapai 77,5, melampaui rata-rata nasional sebesar 76,02. “Ini menunjukkan bahwa Jawa Timur adalah rumah besar yang aman bagi umat beragama dan dapat menjadi contoh penerapan Bhineka Tunggal Ika,” jelasnya.
Meski capaian KUB Jatim positif, Adhy menekankan pentingnya memperkuat pondasi kerukunan untuk menghadapi tantangan sosial ekonomi, terutama terkait kemiskinan. Menurut data BPS per Maret 2024, angka kemiskinan di Jatim turun menjadi 9,79 persen, menjadikannya provinsi dengan penurunan kemiskinan tertinggi secara nasional.
“Penurunan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan kelompok beragama, termasuk umat Kristiani di Jawa Timur,” tambah Adhy. Ia juga mengapresiasi MUKI yang telah berperan sebagai wadah komunikasi antar umat Kristiani dan mitra pemerintah.
Adhy mengharapkan kepengurusan baru MUKI Jatim dapat melayani dengan dedikasi tinggi dan berkontribusi optimal terhadap pembangunan di Jawa Timur. “Kami mendukung semua organisasi yang berkolaborasi dengan pemerintah untuk menjaga keamanan, kedamaian, dan kesejahteraan di Jawa Timur. Semoga spirit toleransi dan moderasi beragama menjadi pondasi pembangunan yang kokoh,” tutupnya.
Dengan adanya pelantikan ini, diharapkan sinergi antara MUKI Jatim dan pemerintah dapat memperkuat moderasi beragama serta mendukung kemajuan sosial di provinsi ini. (ted)


as a preferred source on Google




