Jakarta (beritajatim.id) – Penjabat (Pj.) Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi meninjau langsung Rumah Pompa Green Garden di Kedoya Utara, Jakarta Barat, untuk memastikan kesiapan infrastruktur menghadapi musim hujan. Kunjungan ini dilakukan sebagai langkah antisipatif menghadapi potensi curah hujan tinggi dan risiko banjir di Jakarta Barat, terutama di wilayah sekitar Jalan Panjang dan Perumahan Green Garden.
“Kesiapan musim hujan dan mitigasi banjir menjadi prioritas utama, terutama di titik-titik rawan banjir. Rumah Pompa Green Garden adalah bagian penting dari upaya kita dalam pengendalian banjir,” ujar Teguh saat kunjungan.
Sebelumnya, Pj. Gubernur Teguh juga telah melakukan inspeksi di Rumah Pompa Waduk Pluit dan mengidentifikasi area rawan banjir di Jakarta Utara. Ia menegaskan bahwa pemeliharaan dan peningkatan kualitas infrastruktur ini harus diperhatikan, termasuk memastikan perawatan yang berkelanjutan agar rumah pompa berfungsi optimal.
“Pemeliharaan mencakup sarana pendukung dan peningkatan SDM, serta peran serta masyarakat sangat penting. Kami juga mengimbau agar warga tidak membuang sampah sembarangan,” tambah Teguh.
Pemprov DKI Jakarta pun terus bekerja sama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam memantau prediksi cuaca untuk wilayah DKI Jakarta secara lebih detail. Pj. Gubernur Teguh menyebut, data prediksi cuaca harian dari BMKG sangat membantu dalam menentukan area rawan hujan di tiap wilayah Jakarta, guna melakukan langkah antisipasi yang lebih efektif.
Di sisi lain, Plt. Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, menjelaskan bahwa puncak musim hujan diperkirakan akan terjadi pada Januari hingga pertengahan Februari. Pihaknya telah menyiapkan berbagai langkah, termasuk menyediakan pompa mobile di lima wilayah Jakarta untuk mengatasi potensi genangan. “Warga bisa melapor melalui kanal BPBD di 112 atau aplikasi JAKI jika ada genangan yang memerlukan bantuan segera,” kata Ika.
Mahrup Usman, Ketua RW 02 Kedoya Utara, mengapresiasi adanya Rumah Pompa Green Garden yang dianggap sangat bermanfaat. “Kami yang terdampak banjir sekitar 1.446 jiwa sangat terbantu. Dulu banjir mencapai pinggang, sekarang sudah jauh lebih baik berkat rumah pompa ini,” ujarnya. (hen/hdl)


as a preferred source on Google




