Jakarta (beritajatim.id) – PT PLN (Persero) memastikan kesiapan penuh sistem kelistrikan nasional dalam menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Hal ini ditegaskan dalam Apel Kelistrikan Nasional yang digelar secara hybrid di Depok, Jawa Barat, Kamis (19/3/2026), dengan melibatkan seluruh personel siaga PLN Group di berbagai wilayah.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa sebanyak 72.053 personel telah dikerahkan untuk menjaga keandalan pasokan listrik selama periode siaga yang berlangsung pada 12 hingga 31 Maret 2026. Menurutnya, kesiapan tersebut menjadi kunci utama dalam memastikan masyarakat dapat menjalankan ibadah dan merayakan Idulfitri dengan nyaman.
Dari sisi sistem, PLN mencatat kondisi kelistrikan nasional berada dalam status aman dan terkendali. Beban puncak diperkirakan mencapai sekitar 35 gigawatt (GW), sementara daya mampu pasok tercatat lebih dari 51 GW. Angka ini menunjukkan adanya cadangan daya yang cukup besar untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan listrik selama periode Lebaran.
Tidak hanya itu, ketersediaan energi primer seperti batu bara, bahan bakar minyak, dan gas juga dilaporkan dalam kondisi terjaga. Stabilitas pasokan energi ini menjadi fondasi penting dalam menjaga keberlanjutan operasional pembangkit listrik di seluruh Indonesia.
Untuk mendukung operasional di lapangan, PLN menyiapkan ribuan armada dan peralatan pendukung. Tercatat sebanyak 4.901 unit mobil operasional dan 4.594 unit sepeda motor disiagakan. Selain itu, terdapat pula 2.005 unit genset, 773 unit UPS, 1.349 unit gardu bergerak, serta 429 unit crane yang digunakan sebagai bagian dari sistem pengamanan berlapis.
Kesiapan tersebut disebut sebagai hasil dari perencanaan matang yang telah dilakukan sejak jauh hari. PLN memastikan seluruh aspek, mulai dari kesiapan pembangkit hingga ketahanan jaringan transmisi dan distribusi, telah diperhitungkan secara komprehensif.
Seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik, PLN juga memperkuat dukungan infrastruktur pengisian daya. Sebanyak 4.769 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) telah disiapkan di 3.097 titik di seluruh Indonesia. Infrastruktur ini diharapkan dapat menunjang kelancaran perjalanan pemudik yang menggunakan kendaraan listrik.
Sebagai langkah antisipatif, PLN juga menghadirkan 15 unit SPKLU mobile yang siap memberikan layanan darurat di jalur mudik. Layanan ini memungkinkan pengguna kendaraan listrik mendapatkan bantuan pengisian daya saat menghadapi kendala di perjalanan.
PLN menegaskan bahwa komitmen menjaga keandalan listrik tidak hanya menjadi tugas operasional, tetapi juga bagian dari pelayanan publik yang krusial, terutama pada momen penting seperti Idulfitri. Dengan kesiapan personel, infrastruktur, dan pasokan energi yang memadai, PLN optimistis masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan aman dan nyaman tanpa gangguan listrik. (ren/hdl)


as a preferred source on Google




