Probolinggo (beritajatim.id) – Libur panjang Kenaikan Isa Almasih dimanfaatkan ribuan wisatawan untuk berkunjung ke kawasan wisata Gunung Bromo. Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung dan kepadatan arus kendaraan, jajaran Polres Probolinggo mempertebal pengamanan di sejumlah titik strategis kawasan wisata sejak Kamis, 14 Mei 2026.
Fokus pengamanan berada di area loket masuk Cemoro Lawang yang merupakan akses utama menuju kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru di Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.
Puluhan personel kepolisian diterjunkan untuk melakukan pengaturan lalu lintas, pemantauan keamanan, serta membantu kelancaran aktivitas wisatawan yang hendak memasuki kawasan wisata favorit di Jawa Timur tersebut.
Kapolres Probolinggo M. Wahyudin Latif mengatakan langkah pengamanan dilakukan sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat selama masa long weekend yang diprediksi meningkatkan volume kunjungan wisatawan ke Bromo.
Menurut AKBP Wahyudin Latif, personel ditempatkan di sejumlah titik rawan kepadatan kendaraan dan potensi gangguan keamanan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif selama masa liburan berlangsung.
Selain fokus pada pengaturan arus lalu lintas, petugas di lapangan juga memberikan imbauan kepada wisatawan agar tetap menjaga keselamatan selama berada di kawasan wisata pegunungan tersebut. Pengunjung diminta lebih waspada terhadap kondisi cuaca, menjaga barang bawaan pribadi, serta memastikan kendaraan dalam kondisi layak sebelum memasuki jalur menuju Bromo yang dikenal memiliki medan menanjak dan berkabut.
Polres Probolinggo juga mengingatkan masyarakat untuk segera menghubungi layanan Call Center 110 apabila membutuhkan bantuan kepolisian atau menemukan situasi darurat selama perjalanan maupun saat berada di lokasi wisata.
Kawasan Bromo sendiri menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Jawa Timur yang selalu mengalami peningkatan kunjungan saat musim libur panjang. Selain wisatawan domestik, kawasan ini juga menjadi tujuan favorit wisatawan mancanegara karena menawarkan panorama matahari terbit, lautan pasir, dan lanskap pegunungan yang ikonik.
Peningkatan jumlah kendaraan menuju Bromo biasanya terjadi melalui jalur Probolinggo, khususnya di akses menuju Cemoro Lawang yang menjadi gerbang utama wisatawan menuju area TNBTS. Karena itu, aparat kepolisian bersama petugas terkait melakukan antisipasi sejak awal untuk mengurangi risiko kemacetan dan gangguan keamanan.
Dengan kesiapan personel di lapangan, kepolisian berharap masyarakat dapat menikmati suasana libur panjang di kawasan Gunung Bromo secara aman, nyaman, dan lancar tanpa kendala berarti. (tin)


as a preferred source on Google




