Jakarta (beritajatim.id) — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menegaskan pentingnya pendekatan realistis dalam merumuskan strategi pembangunan nasional di tengah dinamika global yang kian kompleks. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Kompleks Istana Kepresidenan, pada Selasa (6/8).
Dalam arahannya, Presiden Prabowo menyatakan bahwa strategi transformasi bangsa yang telah dirancang sejak awal pemerintahannya disusun dengan mempertimbangkan kondisi nyata yang dihadapi Indonesia, baik secara nasional maupun global.
“Kita paham dan kita mengerti bahwa kondisi ini akhirnya menguji strategi besar kita. Menguji strategi transformasi yang sudah saya canangkan di awal, bahkan sebelum saya dilantik sebagai Presiden. Strategi transformasi bangsa yang kita pegang adalah strategi yang berdasarkan realisme, yang berdasarkan kondisi nyata bangsa dan regional dan global,” ujar Prabowo.
Prabowo menyoroti bahwa idealisme dan teori tetap penting dalam perumusan kebijakan, namun tidak cukup untuk menjawab realitas tantangan geopolitik dan geoekonomi saat ini.
“Kondisi nyata ini tidak bisa kita hadapi dengan teori, dengan angan-angan. Idealisme benar, idealisme itu perlu, tapi yang utama yang bisa menyelamatkan kita adalah realisme. Kita harus dengan realistis melihat situasi dan kita ambil langkah-langkah,” tegasnya.
Pernyataan Presiden ini menjadi penegasan arah kebijakan pemerintah yang pragmatis namun terukur dalam menghadapi krisis dan konflik global, mulai dari konflik di Timur Tengah dan Eropa Timur, hingga ketegangan geopolitik di Asia Tenggara, serta dampak kebijakan ekonomi Amerika Serikat terhadap negara mitra dagangnya.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada jajaran menteri dan lembaga pemerintah yang telah menunjukkan kinerja solid dalam menjaga stabilitas nasional, khususnya di sektor pangan.
“Produksi pangan kita bisa saya sampaikan berada dalam kondisi yang aman dan kuat. Terima kasih kepada semua pihak yang mencapai ini. Ini juga hasil kerjasama, hasil teamwork,” tutup Prabowo.
Strategi transformasi berbasis realisme, menurut Prabowo, telah membuahkan hasil nyata dan akan terus menjadi fondasi dalam menghadapi ketidakpastian global di masa mendatang. (hen/ted)


as a preferred source on Google




