Jakarta (beritajatim.id) – PT Elnusa Tbk terus memperkuat kontribusinya dalam peningkatan kualitas kesehatan masyarakat melalui program Sehat Bersama, Harmonis, dan Terpadu Edukasi (SEHATI). Program ini menjadi salah satu upaya perusahaan dalam mendorong pemberdayaan kader Posyandu sebagai ujung tombak layanan kesehatan berbasis komunitas.
Kegiatan yang digelar di RPTRA Cilandak Timur tersebut tidak sekadar menjadi ajang sosialisasi, tetapi juga ruang pembelajaran bagi para kader untuk meningkatkan kapasitas dan kepercayaan diri dalam menjalankan perannya di tengah masyarakat.
Direktur SDM dan Umum Elnusa, Hera Handayani, menjelaskan bahwa program ini berangkat dari pendekatan berbasis keluarga sebagai fondasi utama peningkatan kesehatan. Ia menekankan pentingnya penguatan peran kader Posyandu agar mampu menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Elnusa menyalurkan bantuan alat kesehatan kepada 22 Posyandu di wilayah Cilandak Timur. Bantuan tersebut meliputi perangkat pemeriksaan gula darah, kolesterol, dan asam urat, yang diharapkan dapat menunjang deteksi dini kondisi kesehatan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas layanan dasar.
Dalam pelaksanaannya, Elnusa juga menggandeng tenaga medis dari IHC Pertamina untuk memberikan edukasi langsung kepada para kader. Materi yang disampaikan mencakup gizi seimbang, pencegahan stunting, hingga pemahaman penyakit menular seperti campak, yang relevan dengan kebutuhan masyarakat sehari-hari.
Selain teori, para peserta juga mendapatkan pelatihan praktik penggunaan alat kesehatan sederhana, seperti pengukuran tekanan darah dan pemeriksaan kadar gula. Pendekatan ini dinilai efektif dalam meningkatkan keterampilan kader secara langsung di lapangan.
Apresiasi terhadap program ini turut disampaikan oleh Lurah Cilandak Timur, Mila Herawati. Ia menilai dukungan Elnusa memberikan dampak nyata dalam memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat serta meningkatkan kapasitas kader Posyandu.
Program SEHATI juga sejalan dengan agenda pembangunan berkelanjutan atau SDGs, khususnya dalam aspek peningkatan kesehatan masyarakat, pemberdayaan komunitas, serta penguatan kemitraan. Melalui pendekatan kolaboratif, Elnusa berupaya menghadirkan program yang tidak hanya bersifat jangka pendek, tetapi juga berkelanjutan.
Lebih dari sekadar kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), SEHATI menjadi bagian dari strategi Elnusa dalam membangun dampak sosial yang berkelanjutan. Penguatan kapasitas kader dan peningkatan literasi kesehatan di tingkat komunitas diharapkan mampu menciptakan perubahan nyata, dimulai dari lingkungan terkecil hingga memberikan kontribusi lebih luas bagi kesehatan nasional.
Inisiatif ini menegaskan bahwa pembangunan kesehatan tidak hanya bergantung pada fasilitas, tetapi juga pada pemberdayaan manusia sebagai penggerak utama di masyarakat. (ren)


as a preferred source on Google




