Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»Ekonomi»Prospek Kebijakan Ekonomi Prabowo: Industrialisasi Kunci Pertumbuhan 8 Persen

Prospek Kebijakan Ekonomi Prabowo: Industrialisasi Kunci Pertumbuhan 8 Persen

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono Ekonomi 24 September 2024
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp
Universitas Paramadina

Jakarta (beritajatim.id) – Target pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 7-8 persen pada era Prabowo dinilai sulit tercapai tanpa strategi kebijakan yang jelas dan berfokus pada industrialisasi.

Hal ini disampaikan oleh Prof. Didik J. Rachbini, Rektor Universitas Paramadina, dalam diskusi ‘Prospek Kebijakan Ekonomi Prabowo: Mustahil Tumbuh 8 persen Tanpa Industrialisasi’ yang digelar aru-aru ini.

Menurut Didik, pertumbuhan ekonomi 6,5-7 persen masih realistis, namun jika di bawah 5 persen, Indonesia akan terjebak sebagai negara berpenghasilan menengah bawah. “Untuk berhasil, harus ada tim yang kompeten dan tidak sekadar politisi tanpa visi,” tegasnya.

Kemunduran Sektor Manufaktur

Prof. Didin S. Damanhuri, Guru Besar Universitas Paramadina, menyoroti kemunduran sektor manufaktur yang berdampak pada berkurangnya lapangan pekerjaan formal. Di era reformasi, meskipun pertumbuhan ekonomi sekitar 5 persen, pertumbuhan industri hanya 4 persen, yang memicu meningkatnya pekerja di sektor informal.

Menurut Didin, hilirisasi selama pemerintahan Jokowi hanya fokus pada nikel dan didominasi oleh perusahaan Tiongkok. Ia menekankan pentingnya kebijakan reindustrialisasi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, dengan prasyarat menjaga stabilitas ekonomi makro, memperbaiki iklim investasi, dan memperluas pembangunan infrastruktur.

Industrialisasi dan Pertumbuhan Tinggi

Wijayanto Samirin, Ekonom Universitas Paramadina, menegaskan bahwa industrialisasi adalah satu-satunya cara bagi Indonesia untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen.

Negara-negara seperti China, India, Jepang, dan Amerika telah membuktikan bahwa industrialisasi adalah motor utama pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga:  Perumnas Luncurkan New Cluster Calathea di Samesta Parayasa, Barat Serpong

Ia juga mengungkapkan bahwa Indonesia saat ini memiliki ICOR (Incremental Capital-Output Ratio) yang tinggi, sekitar 6,5, yang menunjukkan investasi yang tidak efisien akibat biaya ekonomi yang tinggi, korupsi, dan perencanaan yang buruk.

Wijayanto menekankan agar pemerintah lebih fokus pada kualitas pertumbuhan, bukan kecepatan, dengan mendorong industri manufaktur sebagai pahlawan ekonomi sejati.

Menyongsong Era Hilirisasi

Eisha M. Rachbini, Direktur Program INDEF, menyoroti 8 Asta Cita Prabowo yang mencakup hilirisasi sebagai upaya meningkatkan nilai ekonomi nasional.

Namun, menurutnya, hilirisasi belum sepenuhnya dimanfaatkan untuk mengubah ekonomi Indonesia dari berbasis komoditas menjadi negara industri.

Eisha mengingatkan bahwa pada era 1989-1996, Indonesia pernah mencapai pertumbuhan ekonomi 8-9 persen berkat kontribusi besar sektor manufaktur, yang saat itu menyumbang 25 persen dari PDB.

Sayangnya, pada 2023, kontribusi sektor industri menurun menjadi 18 persen, menandai deindustrialisasi dini.

Ia menegaskan bahwa ekonomi dengan kompleksitas tinggi dapat meningkatkan daya saing ekspor, menciptakan lapangan kerja, dan mengurangi kemiskinan. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
prabowo subianto Universitas Paramadina
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp8.000, Buyback Melesat Rp16.000

18 Juli 2026 Ekonomi
Pasar Tembok Dukuh Surabaya

Pemkot Surabaya Siapkan 2.700 Stan Gratis bagi Pedagang Pasar Tumpah dan PKL, Relokasi Tanpa Biaya Sewa

12 Juli 2026 Ekonomi

Harga Emas Antam Hari Ini 6 Juli 2026 Stagnan

6 Juli 2026 Ekonomi
Gubernur Khofifah menggelar Pasar Murah ke-81 di Pasuruan untuk menjaga inflasi, memperkuat daya beli, membantu warga rentan, dan mendukung UMKM.

Gubernur Khofifah Gelar Pasar Murah ke-81 di Pasuruan, Perkuat Pengendalian Inflasi dan Dorong UMKM Lokal

6 Juli 2026 Ekonomi
Gubernur Khofifah menggelar Pasar Murah di Banyuwangi untuk mengendalikan inflasi, menjaga daya beli masyarakat, dan mendukung pelaku UMKM.

Gubernur Khofifah Perluas Pasar Murah hingga Banyuwangi, Perkuat Pengendalian Inflasi dan Jaga Daya Beli Masyarakat

4 Juli 2026 Ekonomi
Ilustrasi emas batangan (foto: Jingming Pan/unsplash)

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp11.000 per Gram, Simak Daftar Lengkap Pecahan Terbaru

3 Juli 2026 Ekonomi
Leave A Reply Cancel Reply

Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp8.000, Buyback Melesat Rp16.000

18 Juli 2026
Berita Terbaru

Tiket Timnas Indonesia vs Kamboja dan Vietnam di Piala AFF 2026 Resmi Dijual, Cek Harga dan Cara Belinya

18 Juli 2026
Universitas Paramadina,diskursus publik,pemeringkatan universitas,kebijakan publik

Universitas Paramadina Masuk Jajaran Kampus Paling Aktif dalam Diskursus Publik Berdasarkan Analisis AI

17 Juli 2026

Ide Bekal Anak Bukan Sekadar Makanan, Ini Cara agar Si Kecil Lahap Menyantapnya

17 Juli 2026

Jangan Dianggap Sepele, Toxic Relationship Bisa Berdampak pada Kesehatan Fisik

17 Juli 2026
Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko

Polri Gandeng UPH dan Komdigi Edukasi Mahasiswa Cegah Judi Online Lewat Program Polri Goes to Campus

16 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.