Jakarta (beritajatim.id) – Krisis performa yang dialami Sevilla di kompetisi La Liga musim 2025/2026 berujung pada keputusan manajemen untuk mengakhiri kerja sama dengan pelatih Matias Almeyda. Keputusan ini diambil setelah kekalahan 0-2 dari Valencia yang semakin memperburuk posisi tim di klasemen.
Hasil tersebut membuat Sevilla terpuruk di peringkat ke-15 dengan hanya menyisakan sembilan pertandingan. Jarak dengan zona degradasi pun semakin tipis, yakni hanya tiga poin, sehingga meningkatkan tekanan terhadap manajemen untuk segera mengambil langkah tegas.
Almeyda yang baru bergabung pada musim panas lalu setelah menangani AEK Athens sebenarnya sempat membawa angin segar di awal musim. Namun performa tim mengalami penurunan signifikan memasuki paruh kedua kompetisi. Situasi semakin sulit karena sang pelatih harus menjalani hukuman larangan mendampingi tim selama tujuh pertandingan akibat insiden dengan ofisial pertandingan, membuatnya absen dari pinggir lapangan sejak pertengahan Februari.
Laporan media Spanyol menyebutkan bahwa keputusan pemecatan telah disepakati dan Almeyda telah mengetahui hal tersebut. Pengumuman resmi diperkirakan akan disampaikan dalam waktu dekat, sementara manajemen klub dikabarkan sudah hampir mencapai kesepakatan dengan calon pengganti, meski identitasnya belum diungkap ke publik.
Situasi ini juga menyoroti keputusan Sevilla pada awal musim yang menolak opsi mendatangkan Jose Bordalas. Saat itu, pelatih Getafe tersebut disebut tertarik menangani Sevilla, namun manajemen memilih pendekatan berbeda dengan menunjuk Almeyda.
Ironisnya, performa kedua tim kini berbanding terbalik. Getafe justru berada dalam posisi lebih kompetitif dan mendekati zona Eropa, sementara Sevilla harus berjuang menghindari degradasi di sisa musim.
Sevilla masih memiliki waktu selama jeda internasional untuk melakukan pembenahan sebelum kembali bertanding menghadapi Real Oviedo. Laga tersebut diprediksi menjadi krusial dalam menentukan arah perjuangan tim di penghujung musim.
Dengan tekanan yang terus meningkat, pergantian pelatih diharapkan menjadi titik balik bagi Sevilla untuk keluar dari krisis dan mengamankan posisi mereka di kasta tertinggi sepak bola Spanyol. (aga)


as a preferred source on Google




