Jombang (beritajatim.id) – Di Desa Kromong Kecamatan Ngusikan, sebuah momen langka penuh kebahagiaan tengah berlangsung. Anak-anak desa yang biasa bermain di tengah kesulitan kini tengah merayakan kebahagiaan yang sederhana namun luar biasa—bermain air dengan tawa riang bersama para prajurit TNI, Rabu (6/8/2025).
Suasana penuh keceriaan itu tampak nyata di area persawahan desa, di mana air mengalir deras dari selang besar yang terhubung ke sumur bor baru, hasil dari program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-125 tahun 2025.
Kromong adalah desa terpecil di tengah kawasan hutan yang berbatasan langsung dengan Desa Selorejo, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan dan Desa Simongarok, Kecamatan Dawarblandong, Kabupaten Mojokerto.
Desa ini terdiri dari empat dusun. Di antaranya, Dari empat dusun, yakni Dusun Kromong, Dusun Banyuasin, Dusun Gondang serta Dusun Pudaksili. Jarak Desa Kromongan dengan Jombang Kota puluhan kilometer dengan jalanan terjal.
Keceriaan anak-anak yang terpancar jelas bukanlah tanpa alasan. Sumur bor ini, yang baru saja selesai dibangun oleh Satgas TMMD, adalah simbol harapan baru bagi Desa Kromong yang sebelumnya kerap dilanda kesulitan akibat kekeringan, terutama saat musim kemarau. “Airnya segar sekali,” celoteh anak-anak desa itu penuh kegembiraan.
Kini, dengan hadirnya sumber air bersih yang stabil, kehidupan desa ini berangsur berubah. Bukan hanya untuk kebutuhan rumah tangga, tetapi juga untuk irigasi sawah-sawah yang menjadi tumpuan hidup para petani.
Sumur bor ini adalah jawaban atas masalah besar yang selama bertahun-tahun membayangi Desa Kromong. Tanpa air yang cukup, aktivitas pertanian mereka terhambat, sementara anak-anak harus hidup dengan kekurangan.
Namun, berkat program TMMD ini, desa kecil yang sempat dilanda kesulitan kini kembali menyaksikan kehidupan yang lebih cerah. Anak-anak tak perlu lagi khawatir kehabisan air saat bermain, dan para petani bisa tersenyum lega melihat sawah mereka kembali teraliri air.
Tentu saja, ini bukan sekadar soal infrastruktur. TMMD ke-125 bukan hanya membangun fisik desa, tetapi juga membangun semangat dan rasa aman. Keceriaan yang terpancar dari tawa anak-anak saat bermain air bersama TNI adalah gambaran nyata dari dampak sosial dan psikologis yang luar biasa. Keberadaan TNI di tengah-tengah mereka memberikan lebih dari sekadar pembangunan, tetapi juga rasa harapan yang sebelumnya sulit digapai.
Program TMMD ini membawa makna lebih mendalam dari sekadar pembangunan fisik. Dengan semangat “Bersama Rakyat, TNI Kuat”, TMMD ke-125 membuktikan bahwa TNI hadir untuk membangun kehidupan yang lebih baik, menjadikan desa sebagai tempat yang penuh kenyamanan, keamanan, dan kebahagiaan.
Sebuah kisah nyata bahwa pembangunan yang dilakukan dengan hati akan memberikan dampak yang tak hanya terlihat secara kasat mata, tetapi juga menggetarkan hati setiap orang yang merasakannya. [yus]


as a preferred source on Google




