Close Menu
beritajatim.idberitajatim.id
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
Facebook X (Twitter) Instagram
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
beritajatim.idberitajatim.id
Web Utama
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Politik
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Pendidikan
  • Ekonomi
    • Bisnis
    • Oil&Gas
  • Sport
  • Entertainment
  • Lifestyle
    • Teknologi
    • Ragam
    • Komunitas
  • Seni&Budaya
  • Network
  • Indeks
beritajatim.idberitajatim.id
Home»News»Surabaya Gunakan Sedimen Sungai untuk Penataan Taman dan Jalur Hijau, Ini Alasannya

Surabaya Gunakan Sedimen Sungai untuk Penataan Taman dan Jalur Hijau, Ini Alasannya

Hendro D. LaksonoHendro D. Laksono News 2 Februari 2025
Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Surabaya (beritajatim.id) – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) terus berupaya mempercantik kota dengan menata dan merawat taman serta jalur hijau.

Salah satu lokasi yang sedang dibenahi adalah jalur hijau di Jalan Mayjend Sungkono. Proyek ini menggunakan sedimen sungai sebagai media tanam, yang dinilai mengandung unsur hara penting bagi pertumbuhan tanaman.

Myrna Augusta Aditya Dewi, Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Pengelolaan Keanekaragaman Hayati DLH, menjelaskan bahwa penataan jalur hijau di Jalan Mayjend Sungkono dilakukan untuk meningkatkan estetika kota.

“Ruas jalan ini ditinggikan karena ada proyek Box Culvert untuk mengatasi banjir. Kami pun membenahi kembali jalur hijau di sekitarnya,” ujar Myrna, Sabtu (1/2/2025).

Manfaat Sedimen Sungai untuk Tanaman

Myrna menegaskan bahwa penggunaan sedimen sungai sebagai media tanam memiliki banyak keuntungan. Sedimen mengandung unsur hara dan mineral yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh subur.

Proses penataannya dimulai dengan meletakkan sedimen sebagai dasar, kemudian dibentuk menggunakan cangkul atau alat berat. Setelah itu, dilakukan pelapisan dengan kompos dan tanah tanam sebelum penanaman dimulai.

“Prosesnya memang panjang, tapi hasilnya akan optimal. Kami menargetkan penataan jalur hijau sepanjang satu kilometer di Mayjend Sungkono selesai pada Februari 2025,” jelas Myrna.

Hemat Anggaran dan Ramah Lingkungan

Selain bermanfaat bagi tanaman, penggunaan sedimen sungai juga dinilai dapat menghemat anggaran Pemkot Surabaya.

Baca Juga:  PLATO Foundation dan BNNK Surabaya Gelar Kegiatan Pemulihan Narkoba Peringati Harkitnas 2025

Myrna menyebut, dengan ribuan taman dan jalur hijau yang harus dirawat, penggunaan sedimen membantu mengalokasikan dana untuk keperluan perawatan lainnya. “Ini solusi yang efisien dan ramah lingkungan,” tambahnya.

Myrna juga mengedukasi masyarakat agar tidak khawatir melihat tumpukan sedimen dalam karung di sekitar lokasi proyek.

“Itu bagian dari proses penataan. Jika ada sampah yang terbawa, kami akan membersihkannya setelah proses selesai,” tegasnya.

Selain itu, DLH juga menggunakan air sungai untuk penyiraman tanaman. Myrna menjelaskan, kualitas air sungai di Surabaya sudah memenuhi standar Kelas IV, yang aman digunakan untuk penyiraman dan mengandung unsur hara yang bermanfaat.

Proyek Serupa di Berbagai Lokasi

Proses serupa telah dilakukan di beberapa ruas jalan lain di Surabaya, seperti Jalan Diponegoro dan Ngagel. Myrna berharap masyarakat dapat memahami upaya Pemkot dalam menjaga keindahan dan kelestarian taman kota.

“Apa yang kami lakukan semata-mata untuk kebaikan tanaman dan lingkungan,” pungkasnya.

Dengan langkah ini, Surabaya terus berkomitmen menjadi kota yang hijau dan asri, sekaligus mengoptimalkan sumber daya alam yang ada. (hdl)

Add beritajatim.id as a preferred source on Google+
Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Arsip Berita
Share. Facebook Twitter LinkedIn Email WhatsApp

Berita Lainnya

Lapas Mojokerto mengikuti puncak HANI 2026 bersama BNN Kota Mojokerto dan Forkopimda untuk memperkuat sinergi pemberantasan narkoba.

Lapas Mojokerto Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba pada Puncak Hari Anti Narkotika Internasional 2026

23 Juli 2026 News
Pemerintah meluncurkan empat Dokumen Status Keanekaragaman Hayati Indonesia sebagai dasar kebijakan berbasis sains menuju Indonesia Emas 2045.

Pemerintah Luncurkan Empat Dokumen Status Keanekaragaman Hayati untuk Perkuat Kebijakan Berbasis Sains

23 Juli 2026 News
Universitas Terbuka dan UNESA mengembangkan menu kantin berbasis pangan lokal di Sidoarjo guna mewujudkan kantin sekolah sehat dan bergizi.

Universitas Terbuka Kembangkan Menu Kantin Berbasis Pangan Lokal di Sidoarjo

21 Juli 2026 News
Wamenhut meluncurkan dokumen status keanekaragaman hayati Indonesia sebagai acuan IBSAP 2025–2045 untuk mendukung konservasi berbasis data.

Wamenhut Luncurkan Dokumen Status Keanekaragaman Hayati, Jadi Acuan IBSAP 2025–2045 dan Target SDGs

21 Juli 2026 News
Polsek Kedunggalar berhasil memadamkan kebakaran lahan di Ngawi usai menerima laporan melalui Call Center 110. Polisi mengimbau warga waspada selama musim kemarau.

Respons Cepat Call Center 110, Polsek Kedunggalar Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Ngawi Sebelum Meluas

21 Juli 2026 News
Satlantas Polres Malang mengedukasi 1.250 pelajar SMAN 1 Sumberpucung tentang keselamatan berkendara dan budaya tertib berlalu lintas sejak dini.

Satlantas Polres Malang Edukasi 1.250 Pelajar SMAN 1 Sumberpucung, Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas

21 Juli 2026 News
Leave A Reply Cancel Reply

Lapas Mojokerto mengikuti puncak HANI 2026 bersama BNN Kota Mojokerto dan Forkopimda untuk memperkuat sinergi pemberantasan narkoba.

Lapas Mojokerto Tegaskan Komitmen Berantas Narkoba pada Puncak Hari Anti Narkotika Internasional 2026

23 Juli 2026
Berita Terbaru
Universitas Terbuka dan UNESA mengembangkan menu kantin berbasis pangan lokal di Sidoarjo guna mewujudkan kantin sekolah sehat dan bergizi.

Universitas Terbuka Kembangkan Menu Kantin Berbasis Pangan Lokal di Sidoarjo

21 Juli 2026
Wamenhut meluncurkan dokumen status keanekaragaman hayati Indonesia sebagai acuan IBSAP 2025–2045 untuk mendukung konservasi berbasis data.

Wamenhut Luncurkan Dokumen Status Keanekaragaman Hayati, Jadi Acuan IBSAP 2025–2045 dan Target SDGs

21 Juli 2026
Polres Lumajang menangkap dua tersangka curanmor di depan toko kosmetik. Satu pelaku sempat kabur sebelum diamankan tim Resmob.

Polres Lumajang Tangkap Dua Tersangka Curanmor di Depan Toko Kosmetik, Satu Pelaku Sempat Kabur

21 Juli 2026
Polsek Kedunggalar berhasil memadamkan kebakaran lahan di Ngawi usai menerima laporan melalui Call Center 110. Polisi mengimbau warga waspada selama musim kemarau.

Respons Cepat Call Center 110, Polsek Kedunggalar Berhasil Padamkan Kebakaran Lahan di Ngawi Sebelum Meluas

21 Juli 2026
Satlantas Polres Malang mengedukasi 1.250 pelajar SMAN 1 Sumberpucung tentang keselamatan berkendara dan budaya tertib berlalu lintas sejak dini.

Satlantas Polres Malang Edukasi 1.250 Pelajar SMAN 1 Sumberpucung, Tanamkan Budaya Tertib Berlalu Lintas

21 Juli 2026
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Tentang
  • Network
  • Kontak
  • Disclaimer
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
© 2026 beritajatim.ID | portal berita jawa timur

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.